Program Pemurnian Tanah, Petani Brongkol Raup Untung Rp 21 Juta

- Kamis, 26 Januari 2023 | 03:20 WIB
Bupati Semarang H Ngesti Nugraha (tengan) memanen padi bersama dengan petani dalam Program pemurnian tanah melalui demplot sawah Dusun Krajan Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Rabu (25/1/2023). (SM/Moch Kundori)
Bupati Semarang H Ngesti Nugraha (tengan) memanen padi bersama dengan petani dalam Program pemurnian tanah melalui demplot sawah Dusun Krajan Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Rabu (25/1/2023). (SM/Moch Kundori)

UNGARAN,suaramerdeka.com- Program pemurnian tanah menguntungkan petani

Sekali panen, petani bisa untung Rp 21 juta dari sawahnya. 

Program untuk mensejahterakan petani itu berlangsung di Kabupaten Semarang

Baca Juga: Hadiri Pemeriksaan di Polda Jawa Timur Venna Melinda Bongkar Bukti Dugaaan KDRT, Ferry Irawan Tamat ?

Program pemurnian tanah melalui demplot sawah atau percontohan aktivitas penyuluhan pertanian dengan cara memperkenalkan dan memperagakan program yang digagas Bupati Semarang H Ngesti Nugraha mulai menunjukkan hasil nyata.

Terbukti, demplot sawah yang dikelola kelompok tani "Tani Makmur 1" Dusun Krajan Desa Brongkol, Kecamatan Jambu mampu meraup keuntungan Rp 21 juta lebih.

"Itu laba bersih dari hasil panen pada tiga bulan pertama atau seratus lima hari usai tanam," kata Imroni, ketua Kelompok tani usai mendampingi Bupati melakukan panen padi demplot sawah, Rabu (25/1/2023).

Baca Juga: Menjadi Bisnis Menguntungkan, Biarkan Aglonema yang Bekerja, Ini Harga Jual Berbagai Jenis yang Populer

Menurut Imroni, pemurnian tanah dengan pupuk organik mampu meningkatkan produksi padi.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X