BPJS Kesehatan Optimis UHC Capai 100 Persen

- Senin, 1 Oktober 2018 | 16:35 WIB
 Deputi Direksi BPJS Kesehatan Jateng-DIY, Aris Jatmiko (paling kiri, memegang mike) sebagai pembicara dalam Diskusi Prime Topic di Hotel Noormans Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo) 
 Deputi Direksi BPJS Kesehatan Jateng-DIY, Aris Jatmiko (paling kiri, memegang mike) sebagai pembicara dalam Diskusi Prime Topic di Hotel Noormans Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo) 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Deputi Direksi BPJS Kesehatan Jateng-DIY, Aris Jatmiko, mengaku optimis, di 2019 nanti seluruh masyarakat Jateng telah tercover kesehatannya. Artinya Universal Health Coverage (UHC) bisa tercapai 100 persen. Karena selama ini baru 76 persen. 

"Satu per satu daerah kota/kabupaten di Jateng telah tercover kesehatannya. Seperti Semarang, Solo, Demak. Tentu semua ini tak lepas dari dukungan pemprov, pemkab/pemkot, guna mewujudkan masyarakat Jateng yang sehat. Semua bisa terwujud jika bersatu bersinergi," kata Aris Jatmiko, saat menjadi pembicara di Diskusi Prime Topic yang diselenggarakan MNC Trijaya FM Semarang, dengan tema: Merawat Kesehatan Masyarakat, di ruang Bahana Hotel Noormans Semarang, Senin (1/10). 

Aris menjelaskan, bahwa untuk mewujudkan UHC telah diatur dalam UU no 24 dan pilihan jatuh pada BPJS Kesehatan. Namun pada pelaksanaannya, tidak cuma tanggung jawab BPJS Kesehatan. Melainkan sesuai instruksi presiden no 8 ada 11 kelembagaan yang terlibat di dalamnya, seperti pemprov, pemkab/pemkot. 

Sedangkan agar masyarakat dapat tercover kesehatannya, perlu dua langkah yang dilakukan. Yaitu pertama, penganggaran, dan kedua adalah pendekatan. 

Kemudian, lanjut Aris, BPJS Kesehatan diberi mandat dan amanah yang telah diatur regulasi, termasuk menghadapi persoalan anggaran.

"Ada tiga opsi yang kami tawarkan ke pemerintah, pertama adalah iuran dinaikkan, mengurangi manfaat, dan suntikan dana dari pemerintah. Untuk opsi iuran dinaikkan dan mengurangi manfaat, pemerintah tidak setuju. Sehingga yang disetujui adalah suntikan dana dari pemerintah," tandasnya. 

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X