Penuhi Kebutuhan Air Minum, PDAM Bangun Tiga SPAM 

- Minggu, 29 Juli 2018 | 18:00 WIB
Foto: Pjs Dirut PDAM Tirta Moedal, M Farchan mengecek pembangunan Bendung Jatisari, Minggu (29/7). Di lokasi tersebut akan dibuat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga sekitar.  (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)
Foto: Pjs Dirut PDAM Tirta Moedal, M Farchan mengecek pembangunan Bendung Jatisari, Minggu (29/7). Di lokasi tersebut akan dibuat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga sekitar. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Demi memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Semarang, PDAM Tirta Moedal akan membangun tiga Sistem Penyedia Air Minum (SPAM). Ketiganya, yakni SPAM Jatisari, SPAM Pudakpayung (Pramuka), dan SPAM Semarang Barat. 

Untuk SPAM Semarang Barat sendiri masuk dalam Proyek Startegis Nasional. SPAM yang memanfaatkan sumber air dari Bendung Jatibarang akan menghasilkan air bersih sebanyak 1.000 liter/detik. Rencana, peletakan batu pertama dilakukan Presiden Joko Widodo Januari 2019. Sedangkan pembangunan SPAM Jatisari dan SPAM Pudakpayung tahun ini. 

''Saat ini PDAM Tirta Moedal baru memenuhi 62 persen kebutuhan air bersih di Kota Semarang. Adanya tiga SPAM ini diharapkan dapat memenuhi 100 persen kebutuhan air bersih pada 2010 mendatang,'' ujar Pjs Dirut PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, M Farchan kemarin. 

Untuk SPAM Semarang Barat, imbuhnya, saat ini sudah masuk seleksi pemenang lelang. Masing-masing konsorsium sedang melakukan penawaran untuk pembangunan IPA Reservoir (Pipa transmisi air bersih) yang menggunakan sistem Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) senilai Rp 458,5 miliar. 

Adapun SPAM Jatisari, sudah mulai pembangunan bendung. Pembangunan bendung dilakukan di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen yang memanfaatkan aliran air Kali Blorong. Pembangunan bendung diperkirakan rampung Agustus mendatang. 

Kasubid Litbang PDAM Tirta Moedal, Hariyanto mengatakan, setelah bendung, akan dilanjutkan dengan pembangunan intake (penangkap air baku), Instalasi Pengolahan Air (IPA), kemudian baru jaringan distribusi utama, sekunder dan jaringan pipa tersier. Saat ini surat izin pengambilan dan pemanfaatan air permukaan (Sippa) juga telah dikantongi. 

Air Bersih

''SPAM Jatisari ini, dapat menghasilkan air bersih 200 liter/detik. Diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di Kecamatan Mijen dan Ngaliyan. Permukiman di dua kecamatan itu, saat ini berkembang pesat,'' tambah Hariyanto, saat meninjau lokasi, Minggu (29/7). 

Sementara pembangunan SPAM Pudakpayung, Banyumanik, akan dimulai September ini. Bendung akan dibuat di aliran air Kali Garang di dekat Jl Pramuka, Kelurahan Pudakpayung. Dari SPAM Pudakpayung dapat menghasilkan air bersih sebanyak 100 liter perdetik. 

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Pemkab Demak Dorong Pertumbuhan Kampung Ternak

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:12 WIB

Ini Penyebab Banjir di Kendal, 22 Pintu Air Rusak

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:51 WIB
X