UU Pers Lindungi Wartawan agar Tak Terperosok dalam Anarkisme Jurnalistik

- Kamis, 8 Desember 2022 | 15:01 WIB
Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS saat membuka UKW kerja sama PWI Jateng dengan PT Semen Gresik di kampus USM, Kamis 7 Desember 2022. (Foto: suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)
Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS saat membuka UKW kerja sama PWI Jateng dengan PT Semen Gresik di kampus USM, Kamis 7 Desember 2022. (Foto: suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) akan mendorong wartawan bekerja seusai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

UU Pers sesungguhnya adalah tirai preventif agar wartawan tidak terperosok ke dalam kebebasan pers yang tak terkendali, hingga terjadinya anarkisme jurnalistik.

Hal tersebut disampaikan Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud NS saat membuka UKW Angkatan ke-36 hasil sinergitas PWI dengan PT Semen Gresik di Gedung Menara Prof Dr H Muladi SH Universitas Semarang (USM), Semarang, Kamis 8 Desember 2022.

UKW akan dilaksanakan selama dua hari hingga Jumat 9 Desember 2022.

Baca Juga: Ternyata HP Android Bisa Digunakan untuk Menonton Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box, Ini Caranya

''Kode etik dan UU Pers bukan saja melindungi insan pers dalam tugas dan profesi, tapi juga melindungi kepentingan masyarakat dari terjadinya anarkisme jurnalistik,'' tandas Amir.

Dia berharap, para peserta UKW bisa turut memperjuangkan nilai-nilai yang terkandung dalam UU Pers.

Di dalam UU itu ada unsur keadilan, memperjuangkan kemanusiaan, dan profesionalitas.

Karena dengan bekerja sesuai mekanisme yang benar, wartawan akan terlindungi dan dijauhkan dari anarkisme jurnalistik.

Pada kesempatan itu, Amir menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Semen Gresik yang sudah enam kali mendukung kegiatan UKW.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X