Ditampart Berkeliling Kampanyekan Kerentanan Pesisir

- Kamis, 8 Desember 2022 | 05:30 WIB
Suana saat Ditampart Kolektif Hysteria melakukan pertunjukkan musik, seni, dan budaya di FIB Undip (SM/dok)
Suana saat Ditampart Kolektif Hysteria melakukan pertunjukkan musik, seni, dan budaya di FIB Undip (SM/dok)

 

SEMARANG,suaramerdeka.com - Dinas Cipta Tempat dan Ruang (Ditampart) sebuah platform inisiasi Kolektif Hysteria, berkeliling ke sejumlah tempat di Semarang

Tujuannya untuk sebarkan kesadaran perubahan iklim dan kerentanan pesisir.

Kegiatan dimulai 19 November hingga 21 Desember sebagai puncak acara.

Baca Juga: Gunung Semeru Jadi Favorit Pendaki, Ada Larangan Harus Dipatuhi Demi Menghindari Kejadian Tidak Diinginkan

Ketua Panitia Pujo Nugroho, mengatakan, Ditampart ditujukan sebagai ajang sosialisasi program seni dua tahunan (biennale) di situs khusus.

Puluhan seniman dengan lintas disiplin tampil bergantian dalam sebuah panggung alternatif yang merupakan properti Ditampart.

Ditampart secara fisik berbentuk motor roda tiga yang setelah dimodifikasi membentuk panggung berukuran 6 meter kali 10 meter yang difungsikan sebagai ruang pamer maupun pertunjukan,” ujar Ketua Panitia Pujo Nugroho, saat pertunjukkan di FIB Undip. 

Ditampart mengambil delapan tempat sebagai lokasi pertunjukkan.

Baca Juga: Dongeng Anak Khatulistiwa (1) : Teman Baru di Sekolah dan Datangnya Kabut Tebal

Delapan tempat tersebut yaitu Kafe Bersua (19/11/2022), UIN Walisongo (23/11/2022), Unissula (24/11/2022), Demajors (25/11/2022), Undip FIB (30/11/2022), Kama Tembalang (3/12/2022), FIB Undip (5/12/2022), dan Kampus Unisbank (8/12/2022).

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X