KH Ahmad Darodji Minta Pemkot dan MAJT Duduk Bersama Selesaikan Persoalan Bekas Relokasi Pasar Johar

- Kamis, 1 Desember 2022 | 18:20 WIB
Sesepuh PP MAJT, Dr KH Ahmad Darodji, Prof Dr Noor Ahmad MA, KH Ali Mufiz, Ketua Yayasan Nadir Masjid Agung Kauman, Khamad Maksum, KH Ahyani, dan Istajib memberikan keterangan terkait persoalan pasar relokasi Johar di MAJT, Jalan Gajah Raya Semarang, Kamis 1 Desember 2022. (SM/Siswo Ariwibowo)
Sesepuh PP MAJT, Dr KH Ahmad Darodji, Prof Dr Noor Ahmad MA, KH Ali Mufiz, Ketua Yayasan Nadir Masjid Agung Kauman, Khamad Maksum, KH Ahyani, dan Istajib memberikan keterangan terkait persoalan pasar relokasi Johar di MAJT, Jalan Gajah Raya Semarang, Kamis 1 Desember 2022. (SM/Siswo Ariwibowo)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Rencana pembongkaran bangunan di Pasar Relokasi MAJT oleh Satpol PP Kota Semarang, mengusik para sesepuh dan pengelola Masjid Agung Jateng angkat bicara. 

Sesepuh PP MAJT, Dr KH Ahmad Darodji, Prof Dr Noor Achmad MA, KH Ali Mufiz, Ketua Yayasan Nadir Masjid Agung Kauman, Khamad Maksum, KH Ahyani, dan Istajib sepakat persoalan pasar relokasi Johar di MAJT sebaiknya diselesaikan secara baik-baik. 

Sesepuh MAJT, KH Ahmad Darodji berpendapat, penyelesaian persoalan bekas pasar relokasi Johar di MAJT jangan berlarut-larut. 

Baca Juga: Bekas Pasar Johar Relokasi Belum Berizin

Sebaiknya diselesaikan secara baik-baik. Semua pihak bisa duduk bersama, berembug dengan niat baik untuk memakmurkan umat atau rakyat Kota Semarang.

‘’Sebaiknya dirembug dengan baik, niatnya sejahterakan masyarakat Semarang. Pemkot dan MAJT, bisa duduk bareng, Alfatehah bareng, penak kok,’’ saran KH Darodji yang juga Ketua Umum MUI Jawa Tengah itu kepada wartawan di MAJT, Kamis 1 Desember 2022.

Dengan begitu, lanjut dia, sebetulnya tak perlu ada ancaman untuk membongkar bangunan bekas pasar relokasi itu.

Kedua belah pihak bisa berembug, misalnya masalah retribusi, pajak, dan sebagainya. Karena pada akhirnya retribusi dan pajak juga untuk rakyat Semarang.

‘’Hati nuraninya bicaralah, pedagang itu rakyat Kota Semarang juga. Tinggal dibicarakan saja, MAJT dan Pemkot,’’ kata Ahmad Darodji sambil menegaskan bahwa uang yang masuk tidak pernah masuk ke kantong pengurus.

Baca Juga: Enggan Dipindah, Pedagang Pasar Relokasi Johar MAJT Gelar Doa Bersama

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X