Badko LPQ : Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Perlu Diwaspadai

- Kamis, 1 Desember 2022 | 16:10 WIB
Dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Dr Hj Arikhah MAg, saat menyampaikan materi mengenai pencegahan kekerasan seksual, pada acara pembinaan asatidz di Sekretariat Badko LPQ Kota Semarang, Jl Dewi Sartika Timur XIV Semarang, Kamis (30/11/2022).  (SM/Slamet Daryono)
Dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Dr Hj Arikhah MAg, saat menyampaikan materi mengenai pencegahan kekerasan seksual, pada acara pembinaan asatidz di Sekretariat Badko LPQ Kota Semarang, Jl Dewi Sartika Timur XIV Semarang, Kamis (30/11/2022). (SM/Slamet Daryono)

 

SEMARANG,suaramerdeka.com - Kekerasan seksual bisa terjadi di mana dan oleh siapa saja, tidak terkecuali di lembaga pendidikan, termasuk di antaranya di TPQ.

Karena itu, menjadi tugas pendidik untuk mewaspadai agar hal itu tidak terjadi.

Hal itu disampaikan Dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Dr Hj Arikhah MAg.

Yakni saat menjadi narasumber dalam acara pembinaan asatidz di Sekretariat Badko LPQ Kota Semarang, Jl Dewi Sartika Timur XIV Semarang, Kamis (30/11/2022).

Baca Juga: Badko LPQ Kecamatan Suruh Galang Donasi, Prihatin Banyak Bencana Terjadi

Dalam kesempatan itu, Arikhah menyampaikan materi tentang Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Lembaga Pendidikan Al Qur'an dalam Perspektif Islam.

Menurutnya, kekerasan seksual tidak hanya terjadi di rumah tangga saja, tetapi bisa terjadi di mana dan oleh siapa saja.

Menurutnya, banyak kasus kekerasan seksual terjadi di lingkungan lembaga pendidikan.

Seperti di sebuah pesantren di Jawa Barat atau di Jawa Timur yang belum lama ini mencuat. Di mana pelakunya disinyalir oleh pendidikan.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X