Pembangunan Jembatan Ganefo II Bakal Molor

Nugroho
- Rabu, 18 Juli 2018 | 19:07 WIB
Kondisi jembatan Ganefo di Desa Katelan, Kecamatan Tangen sebenarnya sudah tidak layak. Namun belum akan dibangun tahun 2019.(suaramerdeka.com/Anindito AN)
Kondisi jembatan Ganefo di Desa Katelan, Kecamatan Tangen sebenarnya sudah tidak layak. Namun belum akan dibangun tahun 2019.(suaramerdeka.com/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Rencana pembangunan jembatan Ganefo II atau Ganefo Baru di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, kemungkinan akan molor dati rencana semula pada 2019. Hingga kini pembangunan jembatan itu terhambat proes ganti rugi tanah untuk calon jembatan Ganefo II yang belum beres.

Jembatan yang direncanakan dibangun Tahun 2019 dengan dana APBD Pemprov, kemungkinan mundur setahun. ‘’Detail Enginerring Disign (DED) sudah digarap. Tapi proyek jembatan itu belum tentu digarap tahun 2019,’’ tutur Budi Laksono, Koordinator Pengawas PU Bina Marga Provinsi di Wilayah Sragen.

Padahal kondisi jembatan yang dibangun tahun 1963 itu sudah tidak layak. Jembatan sejenis Ganefo juga ada di Desa Gawan, Kecamatan Tanon yang melintasi Bengawan Solo. Namun untuk jembatan di Desa Gawan itu kondisinya sudah rusak dan tidak bisa dilewati mobil.

Namun di samping jembatan lama itu sejak 1992 sudah dibangun jembatan lagi yang kokoh. Sedangkan jembatan Ganefo di Desa Katelan, Kecamatan Tangen meski tidak layak, namun masih sering dilewati truk tangki BBM mau pun truk tronton dengan daya muat di atas 32 ton.

Warga mengkhawatirkan kondisi fisik jembatan tua itu. ‘’Lha kalau jembatan itu rusak, pengendara kendaraan bermotor mau lewat mana lagi,’’ tutur Giyoto, warga Desa Katelan, Tangen, Sragen, kemarin.

Editor: Nugroho

Terkini

X