HUT ke 6 Tahun, Komunitas Diajeng Ajak Warga Berkebaya dan Hidup Sehat Bebas Sampah

- Minggu, 27 November 2022 | 20:02 WIB
Komunitas Diajeng Semarang bersama warga RT 6 RW 16 Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara menari bersama dalam rangkaian acara Tambakrejo Menari, Minggu 27 November 2022. (SM/Siswo Ariwibowo)
Komunitas Diajeng Semarang bersama warga RT 6 RW 16 Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara menari bersama dalam rangkaian acara Tambakrejo Menari, Minggu 27 November 2022. (SM/Siswo Ariwibowo)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Komunitas Diajeng Semarang (KDS) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 6 tahun bersama warga RT 6 RW 16 Kelurahan Tanjung Mas Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang dengan berbagai kegiatan.

Salah satunya, Komunitas Diajeng Semarang mengajak warga melestarikan budaya berkebaya dan hidup sehat bebas sampah.

Berkebaya tak melihat strata sosial. Semua perempuan baik dari kalangan atas, menengah dan bawah memiliki kesempatan yang sama untuk mengenakan baju kebaya.

Sudah sepatutnya seseorang yang mengenakan baju kebaya memiliki kepekaan sosial serta sikap peduli terhadap lingkungan sekitar.

Pandangan itu disampaikan Founder Komunitas Diajeng Semarang Maya Diana Dewi saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 6 tahun KDS bersama warga RT 6 RW 16 Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Semarang.

"Kami ingin menciptakan image bahwa kebaya itu tidak eksklusif, kebaya milik semua lapisan masyarakat. Orang yang berkebaya harus dibarengi dengan attitude (sikap) peduli terhadap lingkungan dan masyarakat," kata Maya Dewi, Minggu 27 November 2022.

Bersama dengan KDS, ia tidak ingin membuat kesan bahwa komunitas kebaya itu merupakan kelompok high class, namun sebaliknya KDS ingin membaur dengan masyarakat.

Melalui peringatan HUT ke 6 tahun KDS, pihaknya ingin mengedukasi masyarakat yang mungkin kepedulian terhadap kearifan lokal.

Khususnya terkait kebaya yang mulai berkurang, masyarakat kembali bangga dan mencintainya.

"Kami ingin mengembalikan itu dan mempertahankannya. Terbukti tadi ada salah satu ibu yang mengaku baru pertama kali memakai baju kebaya," terangnya.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Michael Dijagokan Pimpin Hippindo Jateng

Rabu, 8 Februari 2023 | 18:26 WIB

Camat Gajahmungkur Siap Fasilitasi Kegiatan Badko LPQ

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:28 WIB

Lontong Cap Go Meh Simbol Pembauran dan Kerukunan

Senin, 6 Februari 2023 | 18:23 WIB
X