BPJAMSOSTEK Dorong Nelayan Semarang Jadi Peserta, Iuarannya Hanya Segini

- Minggu, 27 November 2022 | 16:55 WIB
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Multanti bersama Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyerahan santunan secara simbolis kepada ahli waris nelayan dan pedagang ikan di Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara, Sabtu, (26/11/2022). (SM/Irawan Aryanto)
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Multanti bersama Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyerahan santunan secara simbolis kepada ahli waris nelayan dan pedagang ikan di Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara, Sabtu, (26/11/2022). (SM/Irawan Aryanto)

SEMARANG,suaramerdeka.comBPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Semarang Pemuda terus meningkatkan kepesertaan. 

Salah satunya dari sektor pekerja bukan pekerja upah (BPU) termasuk nelayan agar menjadi peserta dan dapat terlindungi.

Tidak hanya nelayan, namun juga pedagang ikan bisa menjadi kepesertaan.

Iuran sangat terjangkau dengan hanya membayar Rp 16.800 per bulannya pekerja mendapatkan dua manfaat yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian
(JKM).

Baca Juga: Hindari Penyalahgunaan Data BSU, BPJAMSOSTEK Himbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi Ini Websitenya

Hal tersebut disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Multanti pada penyerahan santunan secara simbolis. 

Yakni kepada ahli waris nelayan dan pedagang ikan di Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara, Sabtu, (26/11/2022).

"Kali ini ada dua ahli waris, masing-masing mendapatkan Rp 42 juta yang merupakan Progam Jaminan Kematian,''

Baca Juga: 7 Tanaman Bunga Wangi Alami Malam Hari Penuh Sensasi Cocok untuk Relaksasi, Salah Satunya Melati

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X