Kabar Pungli Pemakaman Covid-19 di Semarang Dibantah Keluarga

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:38 WIB
Petugas pemakaman korban Covid-19/Foto Antara
Petugas pemakaman korban Covid-19/Foto Antara

SEMARANG, suaramerdeka.com - Masyarakat Kota Semarang beberapa hari terakhir diresahkan dengan beredarnya kabar pungli biaya pemakaman korban Covid-19 hingga belasan jutaan rupiah.

Setidaknya dikabarkan ada tiga lokasi yang menjadi temuan terjadinya kasus pungli pemulasaran itu, yaitu di wilayah Jangli, Jomblang, dan Bendan Ngisor.

Namun rupanya kabar tersebut justru mendapat bantahan dari pihak keluarga yang dimaksudkan dalam kabar tersebut.

Baca Juga: Cara Pendaftaran Vaksin Covid-19 melalui Pedulilindungi dan Loket.com

Seperti misalnya di Bendan Ngisor, keluarga yang dimaksud terkena pungli dalam kabar yang beredar tersebut justru tegas membantah.

Perwakilan keluarga, Didi Kristiyono bahkan menyatakan tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak manapun terkait kebenaran kabar tersebut.

Dirinya pun menyesalkan adanya berita tersebut yang kemudian menimbulkan keresahan masyarakat di Kota Semarang.

Baca Juga: Pandemi Sebagai Titik Balik Industri Pariwisata Berkesinambungan

"Dengan ini saya menyatakan tidak pernah melakukan wawancara dengan pihak manapun, termasuk dengan salah satu surat kabar yang memuat berita pada tanggal 3 Agustus 2021 tentang pungli biaya pemakaman jenazah pasien corona di Semarang," sebutnya dalam keterangan tertulis.

"Pihak keluarga, ahli waris, dan warga Bendan Ngisor sangat menyesalkan adanya berita tersebut," tutupnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

HUT Korpri Ke-50, Polres Semarang Gelar Baksos

Jumat, 26 November 2021 | 22:21 WIB

KPU Kota Semarang Catat 137 Pemilih Baru

Kamis, 25 November 2021 | 21:38 WIB
X