BKBH Unisbank Minta DLH Libatkan Masyarakat Korban dalam Pengawasan, Ini Alasannya

- Rabu, 23 November 2022 | 17:11 WIB
Sejumlah warga yang tergabung dalam Kelompok Peduli Lingkungan Boja (Kelingan) Boja, Kendal saat rapat koordinasi terkait dugaan pencemaran lingkungan di Desa Meteseh, Boja, Kabupaten Kendal (SM/dok)
Sejumlah warga yang tergabung dalam Kelompok Peduli Lingkungan Boja (Kelingan) Boja, Kendal saat rapat koordinasi terkait dugaan pencemaran lingkungan di Desa Meteseh, Boja, Kabupaten Kendal (SM/dok)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kepala BKBH Unisbank, Sukarman SH MH meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal dan Provinsi Jawa Tengah melibatkan masyarakat korban

Yakni dalam proses pengawasan terhadap PT Citra Mas Mandiri yang diduga melakukan pencemaran lingkungan di Boja.

Karman yang kini menjadi kuasa hukum Kelompok Peduli Lingkungan (Kelingan) Boja mengatakan, baru-baru ini DLH Kendal dan Provinsi melakukan pengawasan usaha sebagai tindak lanjut dari audiensi dengan DPRD Jawa Tengah. 

Baca Juga: Belum Punya STB Seperti Tetangga, Buruan Cek Di Sini Lengkap Caranya Gratis

Di antaranya melakukan uji laboratorium terhadap udara dan air di sekitar lokasi pabrik pengolahan ban bekas PT Citra Mas Mandiri.

Namun dalam proses pengawasan itu warga sekitar tidak dilibatkan.

"Sesuai UU No 32/2009 tentang PPLH ada hak masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan. Termasuk dalam hal uji lab," kata Karman, Selasa, 22 November 2022.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata di Kota Semarang, Cocok untuk yang Ngebet Piknik Tipis Tipis

Menurut Karman, DLH Kendal tidak boleh berjalan sendiri. DLH harus melibatkan masyarakat karena yang terdampak secara langsung. 

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus DBD di Kendal Tinggi, 6 Orang Meninggal Dunia

Senin, 9 Januari 2023 | 20:37 WIB
X