Kemenag Kendal Salurkan 2.320 Paket Sembako untuk Warga Terdampak PPKM

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 17:39 WIB
Bupati Kendal Dico Ganinduto foto bersama dengan perwakilan warga yang menerima bantuan beras di Kantor Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal./suaramerdeka.com/dok
Bupati Kendal Dico Ganinduto foto bersama dengan perwakilan warga yang menerima bantuan beras di Kantor Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal./suaramerdeka.com/dok

KENDAL, suaramerdeka.com - Pemerintah secara resmi mengumumkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga tanggal 9 Agustus 2021.

Untuk membantu warga terdampak PPKM tersebut, Kementerian Agama Kendal memberikan bantuan sebanyak 2.320 paket sembako, Selasa 3 Agustus 2021.

Dico M Ganinduto menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kendal yang telah peduli kepada warga terdampak melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dalam mengumpulkan zakat, infaq dan sodaqoh.

Baca Juga: Update Covid-19: Bertambah 33.900 Kasus Corona di Indonesia Saat Ini Capai 3.496.700 orang.

“Alhamdulillah bantuan sembako yang terkumpul ini bisa turut membantu warga Kendal yang terdampak PPKM level 4 akibat covid-19 yang saat ini masih ada di Kabupaten Kendal, kepedulian dari Kemenag Kendal juga sungguh luar biasa bahkan sudah sejak lama terkait zakat 2,5% kemenag selalu tertinggi,” jelas Dico M. Ganinduto, dalam keterangan resminya, Selasa 3 Agustus 2021.

Dico M Ganinduto meminta kepada jajaran Kemenag Kendal untuk bisa ikut mensosialisasikan terkait prokes kepada seluruh jajaran yang berada dibawah kantor kementerian agama kendal.

Adapun upaya menekan penyeberan covid-19 yang ada di Kendal, pihak pemerintah Kendal terus melakukan percepatan vaksin bagi warganya dengan mengaktifkan 5 sentra vaksin yang dimulai dari target minimal usia 12 tahun.

Baca Juga: Turun ke Level 3 PPKM, Bupati Pati Minta Masyarakat Jangan Lengah

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kendal H. Mahrus, M.Pd.I menyampaikan bahwa sasaran bantuan sembako yang pertama adalah para muadzin, guru yang berstatus honorer (Wiyata Bakti), Penyuluh Agama Non PNS dan para pedagang di sekitar madrasah.

“Kita berikan bantuan kepada mereka yang sangat terdampak, termasuk pedagang yang berada di sekitar madrasah karena tidak berjualan selama pendemi ini atau hampir 2 tahun ini sehingga kita berikan sembako,” jelas H. Mahrus.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Kendal Siap Memberikan Hibah Pada Dekopinda

Minggu, 19 September 2021 | 19:04 WIB

Ibu Hamil Diharapkan Jangan Takut Vaksin

Jumat, 17 September 2021 | 21:25 WIB

Bupati Kendal Canangkan Vaksinasi Bagi Ibu Hamil

Kamis, 16 September 2021 | 23:15 WIB

Hutan Klorofil Jadi Jujugan Tempat Rekreasi

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 14:06 WIB
X