Komitmen DPRD Jateng Selesaikan Kasus Pencemaran Lingkungan Meteseh Boja Ditagih Warga

- Sabtu, 19 November 2022 | 06:00 WIB
Sejumlah warga yang tergabung dalam Kelompok Peduli Lingkungan Boja (Kelingan) Boja, Kendal saat rapat koordinasi terkait dugaan pencemaran lingkungan di Desa Meteseh, Boja, Kabupaten Kendal. (SM/dok)
Sejumlah warga yang tergabung dalam Kelompok Peduli Lingkungan Boja (Kelingan) Boja, Kendal saat rapat koordinasi terkait dugaan pencemaran lingkungan di Desa Meteseh, Boja, Kabupaten Kendal. (SM/dok)

KENDAL, suaramerdeka.com - Kelompok Peduli Lingkungan Boja (Kelingan) Boja, Kendal, Jawa Tengah melalui kuasa hukum Sukarman atau Karman Sastro mempertanyakan komitmen DPRD Jawa Tengah. 

Yakni dalam menyelesaikan kasus dugaan pencemaran lingkungan di Desa Meteseh, Boja, Kabupaten Kendal.

Sebelumnya, saat audiensi pada 31 Oktober 2022 lalu, Komisi D DPRD Jawa Tengah berjanji memenuhi keinginan warga untuk mengecek lokasi pencemaran lingkungan, yaitu di sekitar pabrik pengolahan ban PT Citra Mas Mandiri.

Baca Juga: KADIN Kota Semarang Didorong Kenalkan eCatalog ke Pelaku UMKM Untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Namun hingga setengah bulan lebih warga menanti, belum ada tindak lanjut. 

Menurut Karman, DPRD Jawa Tengah justru cenderung menunggu DLH Kabupaten Kendal

"Komisi D DPRD Jateng yang harus menginisiasi untuk turun lapangan dan check kondisi perusahaan kenapa bisa terjadi pencemaran,''

Baca Juga: Ziarah Napak Tilas Tokoh Babat Alas Kota Semarang, Kasian Nomor 3 Baru Saja Jadi Korban Banjir Bandang

''Berdasarkan UU mereka punya kewenangan melakukan pengawasan, tapi kesannya menunggu DLH," kata Karman, Jumat, 18 November 2022.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus DBD di Kendal Tinggi, 6 Orang Meninggal Dunia

Senin, 9 Januari 2023 | 20:37 WIB
X