BPKP Jateng Tak Hadiri Sidang Gugatan. Dinilai Tak Hormati Pengadilan

- Selasa, 15 November 2022 | 20:09 WIB
ilustrasi foto (freepik)
ilustrasi foto (freepik)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sidang perdana gugatan yang dilayangkan Mantan Komisaris PT Citra Guna Perkasa (CGP), Donny Iskandar Sugiyo Utomo alias Edward Setiadi di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, tak dihadiri seluruh tergugat.

Sebelumnya, Edward Setiadi menggugat sejumlah pihak ke PN Semarang. Gugatan Lain-lain dalam perkara pailit No. 22/Pdt.Sus.Pailit/2018/Pn.Niaga.Smg telah didaftarkan pada 2 November 2022 dan teregister dengan nomor 25/Pdt.Sus.GLL/2022/Pn.Niaga.Smg.

Tergugat yaitu tim kurator PT CGP. Sedangkan turut tergugat yakni Kejati Jawa Tengah, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Tengah, perbankan dan beberapa instansi lain.

GugataBaca Juga: Tegas! LPS Ajukan Gugatan Hukum pada Mantan Pengurus dan Pemegang Saham Penyebab Bank Gagal

Dalam sidang perdana tersebut, hanya BPKP Perwakilan Jawa Tengah yang tidak hadir maupun mengirimkan perwakilan.

"Tidak hadirnya BPKP Jawa Tengah, selaku turut tergugat dalam persidangan itu menjadi bukti bahwa BPKP Jawa Tengah tidak menghormati pengadilan," kata Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Jawa Tengah, Edy Susanto, Selasa 15 November 2022.

Menurutnya, BPKP sebagai lembaga pemerintah yang bertugas melakukan audit, seharusnya memenuhi jadwal persidangan.

Baca Juga: Disebut Akan Berdamai, Lesti Kejora Bakal Cabut Laporan Gugatan KDRT ke Rizky Billar?

Kendati posisinya hanya sebagai turut tergugat, bukan tergugat utama, namun keberadaan BPKP cukup penting karena menjadi satu kesatuan dengan tergugat lain.

"Jika lembaga audit saja tidak menghormati pengadilan, maka perlu dipertanyakan kredibilitasnya dalam melakukan audit yang hasilnya dipergunakan dasar oleh aparat penegak hukum dalam penanganan perkara," ujarnya.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X