TMMD Jadi Upaya Pemerataan Pembangunan Fisik dan Non Fisik Wilayah Pinggiran Semarang

- Kamis, 10 November 2022 | 05:45 WIB
Kepala DP3A Kota Semarang Ulfi Imran Basuki (kanan) dan Komandan Kodim 0733 Kota Semarang, Kolonel Inf Honi Havana dalam penutupan TMMD di Rusunawa Kudu Semarang, Rabu 9 November 2022. (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)
Kepala DP3A Kota Semarang Ulfi Imran Basuki (kanan) dan Komandan Kodim 0733 Kota Semarang, Kolonel Inf Honi Havana dalam penutupan TMMD di Rusunawa Kudu Semarang, Rabu 9 November 2022. (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)
 
SEMARANG, suaramerdeka.com - Daerah pinggiran Kota Semarang seperti di sekitar Rusunawa Kudu Kecamatan Genuk Semarang jadi sasaran program TMMD.
 
Program Tri Manunggal Membangun Desa Reguler ke 115 tahun 2022 untuk pemerataan pembangunan ini ditutup pada Rabu 9 November 2022.

Sejumlah program fisik dan non fisik di kawasan Kudu ini berhasil diselesaikan dan sesuai target 100 persen.
 
 
Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Joko Triyanto, SE, MM mengatakan, melalui TMMD Reg 115, Kodim 0733 Kota Semarang telah meluncurkan sejumlah program untuk peningkatan kesehjateraan warga.
 
"Harapannya mereka yang ada di wilayah pinggiran dan belum tersentuh kesehjateraan bisa lebih merata serta manfaatnya bisa berkelanjutan," papar Brigjen TNI Joko Triyanto.
 
 
Komandan Kodim 0733 Kota Semarang, Kolonel Inf Honi Havana menambahkan, Pemkot Semarang diharapkan bisa melanjutkan program ini untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah Kudu.
 
Pihaknya telah meminta Forkomcam untuk terus melakukan pembinaan yang sudah berjalan mulai sekolah sepak bola, sanggar tari budaya, bank sampah dll.
 
"Bukan hanya fisik tapi non fisik juga dilakukan seperti pembentukan Kampung Pancasila agar bisa selalu guyup rukun, gotong royong serta membangun toleransi antar warga," papar Honi.
 
 
 
 
TMMD ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat dengan bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang, Baznas, BUMN dan BUMD. 
 
Berbagai program TMMD Reg 115 di Kawasan Kudu, Genuk, Kota Semarang berhasil dilakukan selama sebulan penuh.
 
Salah satu program kegiatan ini termasuk juga kesehatan untuk perempuan dan anak.
 
 
Hadir pula dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang Ulfi Imran Basuki.
 
Sejumlah kegiatan membantu dalam program pencegahan stunting serta launching Dapur Sehat di Kelurahan Kudu.
 
Berbagai hasil pemberdayaan juga ditampilkan termasuk komoditas sayuran yang dikembangkan di ember bersamaan dengan pemeliharaan ikan lele oleh kelompok tani Kudu.
 
 
Selain itu juga dilakukan kegiatan donor darah, rehab rumah tidak layak huni, pembagian sembako, talud, betonisasi, bazar murah hingga sunatan massal.
 
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengapresiasi kegiatan TMMD di daerah Kudu.
 
 
Kolaborasi TNI dan Pemkot ini menjadi sebuah bentuk sinergi yang baik untuk meningkatkan kesehjateraan warga.
 
"Kegiatan seperti ini harus terus berlanjut dan memang untuk daerah pinggiran Pemkot sudah merencanakan peningkatan sarana prasara," ungkap Pilus, sapaan akrab Ketua DPRD Kota Semarang ini.

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X