Warga Rusunawa Kudu Berharap Ada TMMD Lagi, Regular 115 Resmi Ditutup

- Rabu, 9 November 2022 | 20:31 WIB
Kapoksahli PangdamIV/Diponegoro Brigjen TNI Joko Triyanto memukul kentongan menandai penutupan TMMD 115 Kota Semarang, di Lapangan Rusunawa Kudu, disaksikan Dansatgas TMMD 115 Kolonel Inf Honi Havana dan Forkopimda Kota Semarang, Rabu (9/11/2022). (SM/Renny Martini)
Kapoksahli PangdamIV/Diponegoro Brigjen TNI Joko Triyanto memukul kentongan menandai penutupan TMMD 115 Kota Semarang, di Lapangan Rusunawa Kudu, disaksikan Dansatgas TMMD 115 Kolonel Inf Honi Havana dan Forkopimda Kota Semarang, Rabu (9/11/2022). (SM/Renny Martini)

SEMARANG,suaramerdeka.com - Setelah sebulan penuh bersama-sama melakukan berbagai kegiatan, warga Rusunawa Kudu, Genuk, Kaligawe harus melepas para prajurit Kodim 0733 Kota Semarang untuk kembali ke kesatuannya masing-masing.

Rabu (9/11/2022) adalah hari terakhir TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Regular 115 yang berlangsung sejak 11 Oktober lalu.

‘’Sedih rasanya ditinggal bapak-bapak tentara, selama ini kami merasa sangat terbantu,’’ kata Musiran (74), mantan satpam yang tinggal di Blok D No 1 Rusunawa Kudu sejak 2018, setelah tergusur dari tempat tinggalnya di Tambak Lorok Kemijen, karena perluasan PLTU Tambak Lorok.

Baca Juga: SMC RS Telogorejo Terima Satria Brand Award, Penyemangat Melayani Dengan Lebih Baik

Musiran mengaku, sangat senang tempat tinggalnya dijadikan pusat kegiatan TMMD 115.

Ini karena semua warga diperhatikan, lorong-lorong rusunawa yang biasanya kotor di sana-sini terdapat sampah kini terlihat bersih.

Berkat bimbingan TNI warga mulai sadar akan kebersihan dan kesehatan. Kegiatan olahraga juga mulai rutin diadakan dan jadi hiburan tersendiri bagi warga.

''Sekarang yang harus dipikirkan bagaimana warga di sini bisa menjaga kelanjutan TMMD ini,''

Baca Juga: Muncul Kritik Jelang Piala Dunia 2022, Ini Tanggapan Menlu Qatar

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X