Sekitar 600 Pedagang Memilih Bertahan di Bekas Pasar Relokasi Johar MAJT

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 17:03 WIB
Khammad Ma'sum (SM/dok)
Khammad Ma'sum (SM/dok)



SEMARANG,suaramerdeka.com - Sekitar 600 pedagang di bekas Pasar Relokasi Johar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) menyatakan memilih bertahan berdagang di kawasan itu.

Pernyataan mereka dibuat di atas kertas bermaterai.

Hal itu diungkapkan Ketua Yayasan Badan Pengelola (BP) Masjid Agung Semarang (MAS), Khammad Ma'sum.

''Sekarang yang sudah membuat pernyataan berjualan di sana dengan satu kaki, sesuai permintaan pemerintah, lebih dari 600 pedagang,'' kata pria yang juga menjadi Wakil Sekretaris Yayasan Nadhir Wakaf Bondo Masjid Agung Semarang dan Wakil Ketua Alih Kelola Pasar itu.

Baca Juga: Yayasan Masjid Agung Semarang Minta Pemkot Tidak Bongkar Pasar Relokasi di MAJT, Khamad Mahsun: Eman-Eman

Mereka lanjut Khammad Ma'sum, merasa nyaman berjualan dengan lapak yang besar-besar.

Karena luas lahan yang digunakan untuk pasar relokasi seluas 6 hektare.

Pihaknya juga meminta pedangan untuk bersedia berjualan satu kaki, di Pasar Johar atau di MAJT. Ia tidak mempersulit pedagang.

Baca Juga: 500 Pedagang Grosir Buah Relokasi MAJT Resmi Pindah ke Penggaron

''Insya allloh kita mengikuti kehendak pemerintah kota, untuk berjualan satu kaki. Mereka merasa nyaman, sesuai harapan, tempat yang dikehendaki harus besar,''

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X