Yayasan Masjid Agung Semarang Siap Ikuti Lelang Pasar Johar Relokasi

- Senin, 24 Oktober 2022 | 08:02 WIB
Ketua Yayasan Badan Pengelola Masjid Agung Semarang, Khammad Ma'sum. / suaramerdeka.com
Ketua Yayasan Badan Pengelola Masjid Agung Semarang, Khammad Ma'sum. / suaramerdeka.com

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ketua Yayasan Badan Pengelola Masjid Agung Semarang, Khammad Ma'sum mengatakan siap mengikuti aturan pemerintah terkait lelang pembongkaran bangunan pasar Johar relokasi yang ada di kawasan MAJT.

"Kita membaca apa yang ada di berita Suara Merdeka hari Kamis (20/10) yaitu Satpol PP dalam hal ini Kepala Satpol PP mengatakan tetap akan melakukan pembongkaran dan paling lambat bulan November. Tapi disitu ada kata-kata akan membongkar setelah dilakukan lelang," tuturnya.

Sekarang ini pihaknya menunggu apa yang menjadi kebijakan dari pemerintah dalam hal supaya bisa melanjutkan yang sudah dirintis sebelumnya.

Baca Juga: Ini Manfaat Hijrah dari TV Analog ke TV Digital, Wajib Pindah Nih

"Kebijakannya apa, harus pinjam atau kita ikut jadi peserta lelang, atau ada aturan lain yang kita belum tahu, Insyaallah akan kita ikuti semua," paparnya.

Pria yang akrab disapa Gus Khammad itu memohon pada pemerintah jangan sampai ada pembongkaran di pasar Johar relokasi.

Selain sudah berjalan, kurang lebih 500 pedagang juga telah sepakat untuk berjualan disana dengan satu kaki (pasar johar relokasi) sesuai dengan kebijakan Pemkot Semarang.

Baca Juga: Tak Nampak dalam Poster D’Academy, Benarkah Lesti Kejora Ikut Didepak?

"Pernyataan mereka juga tertulis di atas materai. Kita juga minta agar mereka satu kaki, mereka milih yang mana," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menanggapi tentang lahan hibah atau wakaf tidak untuk kegiatan komersial namun hanya untuk keagamaan.

Halaman:

Editor: Jati Prihatnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akademisi UPGRIS Edukasi Pentingnya Pola Asuh Anak

Selasa, 7 Februari 2023 | 13:34 WIB

Lontong Cap Go Meh Simbol Pembauran dan Kerukunan

Senin, 6 Februari 2023 | 18:23 WIB
X