KH Hanief Ismail dan Anasom Kembali Terpilih Pimpin PCNU 2021-2026

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 17:04 WIB
KH Hanief Ismail Lc menyampaikan pidato di depan peserta Konferensi Cabang (Konfercab) NU se-Kota Semarang, di Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah, Kalialang, Gunungpati, Semarang, Jumat malam (30/7)./suaramerdeka.com/dok
KH Hanief Ismail Lc menyampaikan pidato di depan peserta Konferensi Cabang (Konfercab) NU se-Kota Semarang, di Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah, Kalialang, Gunungpati, Semarang, Jumat malam (30/7)./suaramerdeka.com/dok

Baca Juga: Bahas Urban Farming, Menteri Pertanian Dorong Pemkot Solo Kembangkan Kualitas Pangan Lokal

Usai penghitungan diperoleh 12 suara untuk KH Anashom yang bernomor 1, dan 5 suara bagi KH Ali Mas’adi.

“Calon dengan suara terbanyak, maka dinyatakan terpilih sebagai ketua. Oleh karena itu Drs KH Anasom, MHum dinyatakan sebagai ketua terpilih, alfatihah,” kata pimpinan siding disambut shalawat nabi oleh para peserta musyawarah.

Dalam pidato setelah terpilih, Kiai Hanief mengutip pidato Sayyidina Abu Bakar Ash Shiddiq saat dibaiat menjadi kholifah pada tahun 11 H dalam Bahasa Arab.

"Aku benar-benar dijadikan pemimpin kalian padahal aku bukan orang terbaik dari kalian, jika aku berlaku baik maka tolonglah aku dan jika aku berlaku buruk maka luruskanlah aku," katanya.

Baca Juga: PPKM Level 4 Terkendali, Pakar Epidemologi: Jangan Sampai Diturunkan ke Level 3

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam pidato upacara pembukaan mengaku bangga bisa menjadi bagian dari NU. Hendi mengatakan, dia dan Sekretaris Daerah (Sekda) Ir H Izwar Aminudin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kadarlusman atau Pilus, dan anggota DPRD Kota Semarang Joko Santoso adalah anggota NU yang sudah mempunyai Kartanu (Kartu Tanda Anggota NU).

"Alhamdulillah, meskipun kami bukan dari pesantren tapi bisa jadi bagian dari NU," tuturnya.

Wali Kota merasa gembira karena Konfercab NU dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Dia mengajak warga NU untuk mengembangkan gelombang cinta.

Gelombang cinta yang dimaksud yaitu cinta terhadap ulama, cinta NU, dan cinta terhadap Kota Semarang.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Parkir Tepi Jalan Akan Diberlakukan Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:44 WIB

Kauman Kampung Quran Jadi Jejak Syiar Peradaban Islam

Senin, 24 Januari 2022 | 07:45 WIB
X