Tidak Patuh Prokes Berkontribusi Meningkatkan Kasus COVID

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 21:12 WIB
Covid-19 Serang Anak-anak, Perlu Peningkatan Disiplin Keluarga Menjalankan Prokes. SM/KemenPPPA
Covid-19 Serang Anak-anak, Perlu Peningkatan Disiplin Keluarga Menjalankan Prokes. SM/KemenPPPA

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ketidakpatuhan dan ketidakdisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) bisa berkontribusi pada peningkatan jumlah kesakitan dan kematian akibat COVID-19 di Indonesia.

"Kontak dekat tanpa masker di tempat-tempat umum seperti pasar, kafe, tempat kerja, dan tempat ibadah akan meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi dan menjadi sumber penularan ke orang lain baik sebagai orang tanpa gejala maupun dengan gejala," kata Akademisi dari Universitas Indonesia dr Budiman Bela, Sabtu (31/7).

Budiman yang merupakan dosen dan peneliti Mikrobiologi Medis, Biologi Molekuler dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menuturkan bila infeksi dari luar tersebut dibawa ke rumah dan keluarga, maka akan menularkan ke anggota keluarga.

Baca Juga: Ganjar Apresisi Mahasiswa Polines borong Dagangan PKL Tembalang

Penularan kepada anak dan remaja yang ada di rumah juga dapat mengakibatkan penularan yang lebih cepat karena protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak) relatif sulit diterapkan pada kelompok itu.

Budiman mengatakan penting untuk menerapkan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, khususnya implementasi 5M, mendukung program vaksinasi, dan berpartisipasi dalam melaporkan hasil pemeriksaan antigen maupun PCR yang positif kepada RT/RW setempat.

Upaya-upaya itu bertujuan agar dapat dilakukan penelusuran penularan, isolasi, dan penanganan kesehatan orang yang tertular sesuai prosedur sedini mungkin untuk menurunkan penularan infeksi, angka kesakitan dan angka kematian akibat infeksi COVID-19.

Baca Juga: Diisukan Gaet Dovizioso, Bos Petronas Tepis Rumor Itu

5M mencakup memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi dan menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Budiman berharap masyarakat selektif dan kritis terhadap informasi yang beredar sehingga tidak ikut menyebarkan informasi salah atau hoaks kepada orang lain.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Rais Syuriyah PCNU Ajak Ulama Perkuat Dakwah di Medsos

Senin, 27 September 2021 | 21:34 WIB

Tempat Prostitusi Sesama Jenis Digerebek

Senin, 27 September 2021 | 19:08 WIB

Bantuan Warga Terdampak Pandemi Terus mengalir

Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB

Pasar Johar Masih Sepi, Pegadang Belum Berjualan

Minggu, 26 September 2021 | 18:20 WIB
X