Pasokan Vaksin Semarang Tersendat, Wali Kota: Saya Nggak Paham Kendalanya di Mana

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 06:45 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau salah satu kelurahan di Kota Semarang yang menggelar vaksinasi (suaramerdeka.com/dok)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau salah satu kelurahan di Kota Semarang yang menggelar vaksinasi (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi  mengatakan, tidak mengetahui secara pasti penyebab tersendatnya pasokan vaksin untuk Ibu Kota Jawa Tengah ini.

"Saya nggak paham kendalanya di mana, karena Presiden menyatakan stok vaksin nasional masih sangat banyak," ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Jumat (30/7).

Hingga saat ini, pasokan untuk Semarang memang tersendat sehingga sejumlah sentra vaksinasi harus ditutup karena stok yang menipis.

Meski demikian, Pemkot Semarang terus membangun komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendapatkan tambahan pasokan vaksin, mengingat kebutuhan kota ini cukup besar.

Baca Juga: Bantu Atasi Covid-19, Kadin: Kecepatan Vaksinasi Bisa Kembalikan Mobilitas Pelaku Usaha

"Kami baru mendapat informasi untuk menyusun kebutuhan untuk seminggu ke depan, tetapi belum ada kepastian kapan vaksin akan datang," tambah pria yang akrab disapa Hendi itu.

Pihaknya menerangkan Kota Semarang menargetkan vaksinasi untuk 1,3 juta jiwa penduduknya untuk mencapai kekebalan komunal.

Kota Semarang, kata Hendi sanggup melaksanakan vaksinasi sekitar 18 ribu hingga 20 ribu orang per hari.

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rais Syuriyah PCNU Ajak Ulama Perkuat Dakwah di Medsos

Senin, 27 September 2021 | 21:34 WIB

Tempat Prostitusi Sesama Jenis Digerebek

Senin, 27 September 2021 | 19:08 WIB

Bantuan Warga Terdampak Pandemi Terus mengalir

Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB

Pasar Johar Masih Sepi, Pegadang Belum Berjualan

Minggu, 26 September 2021 | 18:20 WIB
X