Warga Perum BPI Diajak Tingkatkan Kesadaran Etika Batuk dan Kunjungan ke Dokter Gigi

- Jumat, 30 Juli 2021 | 12:32 WIB
Shafira Ardhiyanti membagikan pamflet soal kesadaran etika berbatuk dan kunjungan ke dokter gigi. (suaramerdeka.com / dok)
Shafira Ardhiyanti membagikan pamflet soal kesadaran etika berbatuk dan kunjungan ke dokter gigi. (suaramerdeka.com / dok)

Sebagai mahasiswi kedokteran gigi, Shafira terpanggil untuk ikut mengedukasi masyarakat dimulai dari lingkungan tempat tinggalnya di RT 06/RW 10 Perumahan BPI, Purwoyoso, Ngaliyan, Semarang.

Ia mensosialisasikan bagaimana etika saat batuk dan bersin yang benar dan tepat menggunakan brosur yang ia desain sendiri.

“Dengan brosur mengenai etika batuk dan bersin, saya harap bisa menjadi pedoman warga RT 06 untuk menerapkan etika yang benar dan tetap menjaga kebersihan selama masa pandemi Covid-19 ini,” katanya pada Minggu 25 Juli 2021.

Tidak hanya etika batuk dan bersin, Shafira juga memberikan edukasi kepada warga untuk dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berkunjung ke dokter gigi.

Misalnya, berkunjung jika mendesak, menentukan jadwal bertemu dengan dokter gigi, memperhatikan protokol kesehatan.

Jika tidak mendesak, ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan seperti rajin kumur, sikat gigi, dan juga berkonsultasi dengan dokter secara online.

Langkah Shafira ternyata direspons positif oleh warga.

Edy, salah satu warga RT 06 mengaku sangat terbantu dengan informasi yang diberikan Shafira.

“Saya bisa memahami jika ada keluhan tentang gigi saya bisa menyikapi dengan benar untuk berkunjung ke dokter gigi atau bisa melakukan alternatif lain. Sehingga kami bisa mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19 juga,” ungkap Edy.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X