PMI Perlu Miliki Bank Data Calon Pendonor Plasma Konvalesen

- Jumat, 30 Juli 2021 | 11:56 WIB
Donor Plasma Konvalesen. (suaramerdeka.com / dok)
Donor Plasma Konvalesen. (suaramerdeka.com / dok)

 

SALATIGA, suaramerdeka.com - Kebutuhan plasma konvalesen yang meningkat saat ini, perlu ditindaklanjuti dengan upaya penyediaannya. Salah satunya dengan menyiapkan bank data calon pendonor plasma konvalesan, berdasarkan data pasien Covid-19 yang telah sembuh. Bank data sebaiknya dimiliki PMI sebagai rujukan dan penghubung masyarakat, pendonor, pasien, dan rumah sakit.

''Kebutuhan bank data calon pendonor ini sangat penting di tengah tingginya permintaan plasma konvalesen bagi pasien Covid-19,'' kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Salatiga, Ir Hj Diah Sunarsasi, Jumat (30/7).

Menurut Diah, dengan data pascapenanganan pasien Covid-19 yang ada, sudah diketahui siapa saja yang pernah terinfeksi Covid-19 dan jenis golongan darahnya, sehingga menjadi bank data.

Baca Juga: Suku Bunga Acuan Batal Naik, Harga Emas Antam jadi Rp953Ribu per Gram

Adanya bank data ini memudahkan masyarakat menghubungi yang bersangkutan, untuk dimohon kesediaannya donor plasma konvalesan bagi pasien yang membutuhkan plasma konvalesen. Tentunya yang mengikuti donor plasma konvalesen memenuhi kriteria.

''Ini sebagai ikhtiar dan membantu bersama di tengah pandemi Covid-19,'' ungkap mantan Wakil Wali Kota Salatiga itu.

Seperti diketahui, di Kota Salatiga belum bisa dilaksanakan donor plasma konvalesen, karena PMI Kota Salatiga belum memiliki peralatan penunjang. Selama ini donor dilaksanakan di PMI Surakarta (Solo) atau PMI Kota Semarang. Peralatan yang mahal membuat PMI Kota Salatiga belum bisa menyediakan peralatan donor plasma konvalesen.

Baca Juga: Lockdown Belum Jamin Permasalahan Covid-19 Selesai, Presiden: PPKM Darurat saja Daerah sudah Menjerit

''Kasihan warga kita kalau harus donor plasma konvalesen ke Solo atau Semarang. Begitu juga bagi yang membutuhkan harus ke Solo atau ke Semarang dulu,'' tegasnya.

Diah berharap pemerintah bisa memfasilitasi penggantian biaya transportasi dan vitamin bagi pendonor. Lalu bila keuangan Pemkot Salatiga sudah memungkinkan tidak ada salahnya membeli peralatan penunjang donor plasma konvalesen.

Diharapkan pula masyarakat yang pernah terinfeksi Covid-19 dan saat ini dalam kondisi tubuh sehat, diminta mendukung program pemerintah donor plasma konvalesen. Diah menyebut orang-orang yang mau melaksanakan donor plasma konvalesen tersebut sebagai pahlawan, karena membantu orang banyak.

Menurutnya gerakan donor plasma konvalesen tersebut harus bisa dilaksanakan, dalam rangka membantu sesama. Di sisi lain, pemerintah juga seharusnya mampu memberikan stimulus kepada masyarakat yang telah melaksanakan donor tersebut.

''Minimal ada insentif makanan bergizi dan vitamin bagi warga yang telah donor plasma konvalesen,'' ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X