UPGRIS Turut Sampaikan Dukacita atas Tragedi Kanjuruhan Malang

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 00:22 WIB
ilustrasi dukacita (foto pixabay)
ilustrasi dukacita (foto pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Civitas academica Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) turut menyampaikan dukacita atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, yang menelan ratusan korban jiwa.

Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati menilai, insiden maut tersebut menyisakan duka yang teramat mendalam. Ia secara pribadi maupun pimpinan universitas menyampaikan belasungkawa.

"Tidak ada satu pun manusia yang menginginkan menjadi korban dari kerusuhan yang seharusnya tidak terjadi," kata rektor.

Baca Juga: Forkopimda dan Polres Semarang Gelar Doa Bersama Suporter Korban Stadion Kanjuruhan Malang

Rasa belasungkawa itu ia tujukan secara khusus kepada seluruh keluarga korban dalam tragedi ini. Rektor pun berharap, peristiwa nahas ini tidak kembali terulang pada kemudian hari.

"Kami mendoakan semoga Tuhan memberikan kekuatan dan kesabaran kepada keluarga korban dalam menghadapi cobaan ini," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, kericuhan itu terjadi sesudah laga Arema Malang vs Persebaya Surabaya yang dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022.

Baca Juga: Insiden Kericuhan di Kanjuruhan Malang Direspon Presiden FIFA, Ini Komentar yang Disampaikan

Pertandingan yang dilangsungkan pada malam hari itu berkesudahan dengan kemenangan untuk tim tamu Persebaya dengan skor 2-3.

Pascapeluit panjang berbunyi, pendukung tuan rumah yang kecewa dengan hasil tersebut melampiaskan kekecewaannya dengan memasuki lapangan stadion.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakso Viral Seafood Korea Ada di Kuliner Kauman

Jumat, 25 November 2022 | 20:04 WIB
X