Serahkan Bantuan Beras di Desa Polobogo, Bupati Semarang Ingatkan Warga Taati Prokes

- Kamis, 29 Juli 2021 | 17:57 WIB
BANTUAN : Bupati Semarang, Ngesti Nugraha memberikan bantuan kepada masyarakat di Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Kamis (29/7). (suaramerdeka.com/dok)
BANTUAN : Bupati Semarang, Ngesti Nugraha memberikan bantuan kepada masyarakat di Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Kamis (29/7). (suaramerdeka.com/dok)

 

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bupati Semarang Ngesti Nugraha terus mengingatkan kepada warganya untuk menaati protokol kesehatan (prokes) guna mengurangi penyebaran Covid-19. Pasalnya, hingga saat ini masih ditemukan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang.

Hal itu disampaikan Bupati di sela penyerahan secara simbolis bantuan beras bagi warga yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Kamis (29/7). Dalam kegiatan tersebut Bupati didampingi Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo dan Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.

''Bantuan beras akan diantarkan ke rumah-rumah warga penerima. Tujuannya agar tidak bergerombol dan berkerumun guna mengurangi penyebaran Covid-19,'' ungkapnya.

Baca Juga: Menko Airlangga: Aplikasi PeduliLindungi, Upaya Pemerintah Terus Mengendalikan Laju Covid-19

Adapun penerima bantuan beras di Desa Pologobogo totalnya ada 434 kepala keluarga (KK). Rinciannya, sebanyak 215 KK penerima program PKH dan 219 penerima BST.
Lebih lanjut Bupati mengungkapkan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang puncaknya terjadi pada 5 Juli 2021. Saat itu ada sekitar 4.399 kasus aktif Covid-19.

''Kemarin angkanya sekitar 1.800 kasus aktif, ada penurunan sekitar 57 persen. Meski secara rata-rata sudah turun, tapi untuk kasus aktif harian belum stabil,'' bebernya.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terutama TNI/Polri, Satgas Covid-19 di tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, termasuk Satgas Jogo Tonggo yang telah berupaya maksimal untuk menekan penyebaran Corona di Kabupaten Semarang. Ia meminta Satgas Covid-19 di semua tingkatan agar terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa pendemi Covid-19.

''Dari pemerintah daerah, dana desa, dana kelurahan memberikan bantuan sembako bagi warga yang isolasi mandiri. Ada juga bantuan vitamin dan obat-obatan dari puskesmas,'' ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aktivitas Gempa Swarm Kembali Guncang Ambarawa

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:34 WIB

BPN Serahkan 645 Sertifikat Aset Pemkab Semarang

Jumat, 14 Januari 2022 | 09:45 WIB

Misa Natal 2021, Seluruh Gereja Sudah Disterilkan

Jumat, 24 Desember 2021 | 20:00 WIB
X