Unnes Dampingi Kader untuk Petakan Faktor Risiko Stunting di Masyarakat Semarang

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 18:13 WIB
Tim  Pengabdian dari FIK Unnes berfoto bersama kader peduli stunting di  di Kelurahan Kelurahan Sukorejo, Gunungpati  Semarang, baru-baru ini. (SM/dok)
Tim Pengabdian dari FIK Unnes berfoto bersama kader peduli stunting di di Kelurahan Kelurahan Sukorejo, Gunungpati Semarang, baru-baru ini. (SM/dok)


SEMARANG,suaramerdeka.com -Tim Pengabdian dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang diketuai oleh Sofwan Indarjo SKM MKes melaksanakanan sosialisasi ke masyarakat. 

Kegiatan meliputi penguatan literasi dan deteksi dini faktor risiko stunting pada kelompok beresiko tinggi di Kelurahan Kelurahan Sukorejo, Gunungpati Semarang, baru-baru ini.

Sasaran pengabdian ini adalah calon pengantin atu calon pasangan usia subur serta ibu hamil dan menyusui.

Baca Juga: Bocah Terlanjur Stunting atau Kerdil Masih Bisa Diobati, Gak Butuh Obat, Cukup Lakukan Hal Ini

Perwakilan tim pengabdian sekaligus narasumber kegiatan Lukman Fauzi, SKM MPH menuturkan, adanya pandemi Covid-19 yang menjadikan fokus penanganan stunting sedikit teralihkan.

Karakteristik penduduk urban yang ditandai dengan kedua orang tua yang bekerja, sehingga pola asuh anak tidak optimal.

Termasuk pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan nutrisi yang berkualitas.

Fungsi orang tua penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

Baca Juga: Ini Dia Mom 13 Manfaat Ajaib Daun Katuk Selain Tambah ASI Busui, Flu dan Diabetes Pun Lenyap

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakso Viral Seafood Korea Ada di Kuliner Kauman

Jumat, 25 November 2022 | 20:04 WIB
X