Angka Stunting di Salatiga Masih di Bawah Jateng

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:06 WIB
Para pembicara dan peserta berfoto dalam talkshow “Bincang Ibu Hebat, Atasi Stunting” yang diselenggarkan PD Salimah Kota Salatiga Minggu 2 Oktober di Hotel Laras Asri Salatiga. (SM/Moch Kundori)
Para pembicara dan peserta berfoto dalam talkshow “Bincang Ibu Hebat, Atasi Stunting” yang diselenggarkan PD Salimah Kota Salatiga Minggu 2 Oktober di Hotel Laras Asri Salatiga. (SM/Moch Kundori)

SALATIGA,suaramerdeka.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, pengendalian penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Salatiga, Yuni Ambarwati menyebutkan angka balita stunting di Kota Salatiga tahun 2021 sebesar 15,2%.

Prevelansi stunting Kota Salatiga ini masih di bawah angka prevelansi stunting  Jateng  yang mencapai 20,9%.

"Namun tetap saja perlu dilakukan intervensi agar dapat mewujudkan zero stunting," katanya saat menjadi salah satu pembicara  dalam talkshow “Bincang Ibu Hebat, Atasi Stunting”.

Baca Juga: Sekda Kendal Ajak Masyarakat Bantu Tangani Stunting

Acara itu diselenggarkan Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah  (PD Salimah Kota Salatiga) Minggu 2 Oktober.

Kegiatan yang bertempat di Hotel Laras Asri ini menghadirkan dua narasumber lainnya yaitu Ida Nurul Farida (Komisi E DPRD  Jateng),  dan dr Listya Eko Wulandri (Tim Penanganan Stunting RSUD Kota Salatiga).

Para peserta dari perwakilan kader ormas perempuan di Salatiga.  

Baca Juga: Pimpinan Ormas Islam Doakan Hendi dari Tanah Suci

Lebih lanjut, Yuni menyampaikan, intervensi stunting yang dilakukan antara lain dengan meningkatkan pelaksanaan pendampingan keluarga oleh tim pendamping keluarga desa/kelurahan.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

225 Kaum Muda Perempuan Salatiga Dibekali Wirausaha

Senin, 28 November 2022 | 05:20 WIB

DPR RI Gunakan Pelat Nomor Khusus, Kayak Apa Sih?

Senin, 21 November 2022 | 20:44 WIB

PMI Salatiga Bantu Korban Rumah Ambruk

Sabtu, 19 November 2022 | 08:24 WIB
X