Bulan Dana PMI Semarang Tahun 2022 Capai Rp 3,6 Miliar, Ketua: Fokus untuk Kemanusiaan

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:50 WIB
Ketua umum panitia bulan dana PMI Kota Semarang tahun 2022 Emmy Munfarida (tengah) didampingi Ketua PMI Kota Semarang Dr dr Awal Prasetyo MKes Sp THT-KL MARS (kanan) memberikan keterangan. (suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo)
Ketua umum panitia bulan dana PMI Kota Semarang tahun 2022 Emmy Munfarida (tengah) didampingi Ketua PMI Kota Semarang Dr dr Awal Prasetyo MKes Sp THT-KL MARS (kanan) memberikan keterangan. (suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kepanitiaan penggalangan bulan dana kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang tahun 2022 resmi ditutup dan dibubarkan.

Laporan hasil penggalangan bulan dana PMI Kota Semarang tahun 2022 per 20 September tahun 2022 mendapatkan Rp 3,6 miliar an.

Ketua umum panitia bulan dana PMI Kota Semarang tahun 2022, Emmy Munfarida mengatakan penghimpunan bulan dana kemanusiaan selama periode bulan Juni hingga 31 Agustus 2022 sebesar Rp 3.681.548.122.

Baca Juga: Konser Westlife Tanpa Penerangan dan LED Screen, Promotor Minta Maaf

Perolehan dana kemanusiaan PMI Kota Semarang 2022 ini menjadi yang terbesar dalam enam tahun terakhir.

Menurut wanita yang juga menjabat sebagai Kajari Kota Semarang ini keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras dan kekompakan tim bulan dana PMI Kota Semarang tahun 2022.

"Utamanya kerja cerdas dari Ketua Harian, Ibu Ratnaningdyah Hasna Zahari, SH, MH kerjasama stakeholder serta dukungan Ketua PMI Kota Semarang, Dr dr Awal Prasetyo, M.Kes, Sp THT-KL MARS serta Walikota Semarang," kata Emmy Munfarida saat menyampaikan laporan capaian di Kantor UDD PMI Kota Semarang, Jalan Mgr Soegijapranata No 35 Semarang, Senin 3 Oktober 2022.

Baca Juga: Anies Baswedan Dideklarasikan Masyarakat dan Parpol, SKI: Peta Politik Makin Jelas

Emmy melanjutkankan dana kemanusiaan yang terkumpul tersebut diserahkan kepada pimpinan PMI Kota Semarang, selanjutnya dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat Kota Semarang khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Dana ini berasal dari ASN dan non ASN di lingkungan Pemkot Semarang, instansi TNI-Polri, kampus, sekolah, perusahaan dan pusat-pusat pembelanjaan, dengan pemasangan QRIS," terangnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X