Hendi Ajak Warga Semarang Bangga Pakai Batik

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:59 WIB
Acara Fashion Show 1.000 Gaya Batik Specta di Kota Lama Semarang, Sabtu 1 Oktober 2022 (SM/Hendra Setiawan)
Acara Fashion Show 1.000 Gaya Batik Specta di Kota Lama Semarang, Sabtu 1 Oktober 2022 (SM/Hendra Setiawan)

SEMARANG,suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengajak masyarakat untuk bangga memakai batik sebagai produk asli dalam negeri dalam kehidupan sehari-hari.

Apalagi mulai 2 Oktober tahun 2009, UNESCO telah mengakui batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan Non-Bendawi.

Hal tersebut disampaikan oleh Hendi, sapaan akrab Wali kota Semarang, pada acara Fashion Show 1.000 Gaya Batik Specta, Sabtu 1 Oktober 2022 di Kota Lama Semarang.

“Pada pertemuan kepala daerah tanggal 29 September, Presiden Joko Widodo meminta kita untuk ikut menekan laju inflasi dengan cara bangga memakai buatan dalam negeri. Bangga memakai busana-busana dalam negeri,” terang Hendi.

Baca Juga: Batik Jadi Incaran Masyarakat Dunia, 4 Batik ini Konon Paling Terkenal di Dunia

Hendi juga menyampaikan terima kasih atas ditunjuknya Kota Semarang sebagai salah satu tuan rumah peringatan Hari Batik Nasional oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Menurut Hendi, Kota Semarang juga memiliki sejarah menjadi bagian perkembangan batik di Nusantara. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya Kampung Batik di era kolonial.

“Jarak 700 meter dari lokasi festival Batik Specta ini, ada yang namanya Kampung Batik. Sebuah sejarah panjang batik di Kota Semarang di mulai tahun 1890,''

''Hingga Kampung Batik mencapai titik puncaknya pada perang dunia I. Waktu itu impor sandang dibatasi, sehingga banyak warga kolonial yang memakai batik pada waktu itu,” terang Hendi.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakso Viral Seafood Korea Ada di Kuliner Kauman

Jumat, 25 November 2022 | 20:04 WIB
X