Tekan Angka DBD Hendi Pilih Metode Nyamuk Wolbachia di Semarang Bagaimana Sistem Kerjanya ?

- Jumat, 30 September 2022 | 20:05 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan arahan pada acara kerja sama Pemkot Semarang dengan Kementerian Kesehatan RI tentang metode Wolbachia di Balai Kota, Jumat 30 September 2022 (SM/Hendra Setiawan)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan arahan pada acara kerja sama Pemkot Semarang dengan Kementerian Kesehatan RI tentang metode Wolbachia di Balai Kota, Jumat 30 September 2022 (SM/Hendra Setiawan)

SEMARANG,suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus melakukan berbagai upaya inovasi guna menekan angka DBD.

Terbaru, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menerapkan metode Wolbachia.

Saat ini Kementerian Kesehatan sedang membuat nyamuk Wolbachia teknologi dari Australia. Nantinya nyamuk tersebut berkembang biak dan menjadi nyamuk yang tidak menularkan demam berdarah.

Baca Juga: Segara Tanam, Ini 7 Tanaman Pengusir Nyamuk, Nomor 4 Sudah Sangat Populer

''Jadi tolong bisa disengkuyung bareng-bareng supaya DBD di Kota Semarang bisa semakin turun dan hilang,” tutur pria yang akrab disapa Hendi, dalam acara Implementasi Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-wolbachia, di Situation Room, Balai Kota Semarang, Jumat (30/9).

Sebelumnya berbagai cara telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang guna menekan kasus ini.

Program pemberantasan sarang nyamuk atau PSN dilakukan bersama dengan Dinas Kesehatan (DKK), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang dan tokoh masyarakat.

Baca Juga: Pertama di Dunia, Kendalikan Virus dengan Wolbachia

Salah satunya melalui pelaksanaan program Si Centik (siswa mencari jentik) karena sebaran nyamuk juga berada di sekolah.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X