Cegah Pungli dan Gratifikasi, Ini yang Dilakukan Kecamatan Semarang Barat

- Selasa, 20 September 2022 | 21:20 WIB
  Peserta sosialisasi anti pungli di Kecamatan Semarang Barat  (SM/Eko Edi Nuryanto)
Peserta sosialisasi anti pungli di Kecamatan Semarang Barat (SM/Eko Edi Nuryanto)

SEMARANG,suaramerdeka - Kecamatan Semarang Barat menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah untuk mengantisipasi tindakan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi di tingkat kelurahan ataupun kecamatan.

Kasie Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jawa Tengah, Bambang Tejo menjelaskan, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi terkait penerangan hukum (penkum) ini sengaja digelar. 

Tujuannya agar ASN bisa terhindar dari kasus penyimpangan saat bekerja melayani masyarakat.

Baca Juga: Meninggal Saat Berangkat Dinas, Ini Anugerah yang Bakal Diraih Iwan Boedi

"Karena ada potensi penyimpangan yang bisa terjadi misalnya saat pengelolaan anggaran dan gratifikasi,''

''Penyimpangan ini bisa terjadi ketika kegiatan dilakukan," katanya usai melakukan sosialisasi di Aula Kecamatan Semarang Barat, Selasa 20 September 2022.

Menurut Bambang, penyimpangan yang terjadi biasanya adalah tindak pidana korupsi serta gratifikasi.

Baca Juga: Begini Kasus DBD di Kota Semarang Sepanjang Januari-Agustus

Hal ini bisa terjadi karena, ASN misalnya lurah ataupun stafnya melakukan pelayanan serta melaksanakan anggaran, seperti program pembangunan.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Michael Dijagokan Pimpin Hippindo Jateng

Rabu, 8 Februari 2023 | 18:26 WIB

Camat Gajahmungkur Siap Fasilitasi Kegiatan Badko LPQ

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:28 WIB

Lontong Cap Go Meh Simbol Pembauran dan Kerukunan

Senin, 6 Februari 2023 | 18:23 WIB
X