Tinjau Isolasi Rumdin Walikota Semarang, Panglima Ingatkan Tugas Tracing Masif TNI-Polri

- Senin, 26 Juli 2021 | 15:15 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (suaramerdeka.com / dok)
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito meninjau tempat isolasi yang terpusat Rumah Dinas Walikota Semarang, Minggu, 25 Juli 2021.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menuturkan, bahwa kasus positif Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Oleh sebab itu dibutuhkan kerjasama untuk menyelesaikan permasalahan covid-19.

“Kita harus saling bahu membahu, untuk menyelesaikan permasalahan covid-19 yang terjadi saat ini di negara kita,” kata Panglima TNI.

Baca Juga: Angka Kematian Covid-19 Capai 94 Persen, Wamenkes Dante: Karena Belum Divaksinasi

Berkaca dari lebaran 2021, kasus covid 19 melonjak dua minggu setelah itu. Dirinya berharap perayaan Idul Adha tahun tidak terjadi lonjakan seperti saat Idul Fitri kemarin.

“TNI Polri mempunyai tugas tracing kontak erat, vaksinasi dan pembagian obat. Serta menyiapkan tempat isolasi baik mandiri yang diawasi Babinsa dan Bhabinkantimas maupun isolasi terpusat,” jelasnya.

Lanjutnya, TNI Polri juga diberi tugas untuk memberikan pendampingan tracing kontak erat. Dirinya mengakui bahwa hasil evaluasi tracing kontak erat pasien positif Covid 19 dinilai masih kurang.

“Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan tracing kontak erat nantinya, dibantu TNI Polri sampai ke wilayah perkampungan maupun desa,” ujar dia.

Baca Juga: Bantuan Sosial Harus Dipastikan Sampai, Puan: Pemerintah Harus Ekstra Hati-hati

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendi Dukung Desa Kekebalan Komunal AKABRI 1999

Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:25 WIB
X