Partisipasi Politik Perempuan di Grobogan Masih Minim Bupati Harapkan Peran Aktif KPPI

- Rabu, 14 September 2022 | 19:53 WIB
Bupati Grobogan Sri Sumarni berfoto bersama usai acara pelantikan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Pendapa Grobogan. (SM/dok-Pemkab Grobogan)
Bupati Grobogan Sri Sumarni berfoto bersama usai acara pelantikan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Pendapa Grobogan. (SM/dok-Pemkab Grobogan)

GROBOGAN,suaramerdeka.com - Bupati Grobogan Sri Sumarni menilai peran perempuan di arena politik masih sangat minim khususnya di Kabupaten Grobogan.

Bupati mencontohkan, jumlah anggota perempuan di DPRD Kabupaten Grobogan saat ini baru 6 orang.

"Belum ada 30 persen dari keseluruhan anggota yang ada," tutur Bupati Sri saat menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Pendapa Grobogan, belum lama ini.

Baca Juga: Polisi Temukan Bukti Baru di Lokasi Temuan Mayat Terbakar, Penyelidikan Kasus Korupsi Tetap Dilanjutkan

Ia juga menyinggung fakta bahwa data dalam perencanaan pembangunan Provinsi dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Kabupaten Grobogan masih cukup rendah.

Tujuan KPPI, kata dia, untuk menyadarkan seluruh potensi bangsa bahwa perempuan dapat berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dibidang politik.

Melalui KPPI diharapkan dapat menyamakan presepsi tentang tanggungjawab perempuan dan meningkatkan SDM perempuan.

Baca Juga: DPRD : Penerimaan PAD Pajak Air Tanah Kabupaten Semarang Perlu Dioptimalkan

Tujuannya untuk berperan aktif dan berkontribusi optimal, guna terwujudnya politik yang santun, adil, damai.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Lusi Meluap, Satu Rumah Terdampak

Minggu, 13 November 2022 | 21:04 WIB

Bupati Grobogan Lantik 172 Pejabat Fungsional

Rabu, 5 Oktober 2022 | 06:20 WIB
X