Komunitas Tionghoa Bagikan 1.500 Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Pandemi Covid-19

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:10 WIB
   BAGI SEMBAKO: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo dr Koesbintoro Singgih, dihadiri Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono dan perwakilan sejumlah komunitas Tionghoa secara simbolis membagikan 1.500 paket sembako kepada perwakilan komunitas terdampak pandemi di Rasa Dharma Gang Pinggir, Sabtu (24/7). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
  BAGI SEMBAKO: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo dr Koesbintoro Singgih, dihadiri Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono dan perwakilan sejumlah komunitas Tionghoa secara simbolis membagikan 1.500 paket sembako kepada perwakilan komunitas terdampak pandemi di Rasa Dharma Gang Pinggir, Sabtu (24/7). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Komunitas Tionghoa Semarang yang tergabung dalam Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (PORINTI) Yayasan Kesehatan Telogorejo, Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong, serta Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) bergotong royong ikut membantu sejumlah komunitas yang terdampak pandemi virus Covid-19 dengan membagikan 1.500 paket sembako di Rasa Dharma Gang Pinggir, Sabtu (24/7).

Pembagian diikuti secara virtual melalui Zoom Clouds Meeting dan dibagikan secara simbolis oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo dr Koesbintoro Singgih, dihadiri Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono dan perwakilan sejumlah komunitas.

Hendrar Prihadi menuturkan, dalam menangani pandemi virus Covid-19 pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dari sejumlah pihak agar percepatan penanganan virus dapat dilaksanakan.

Baca Juga: Insentif Hak Para Nakes, Gerindra Desak Kepala Daerah Percepat Pencairan

"Semuanya harus gotong royong dan bergerak bersama. Kuncinya adalah solidaritas. Saling membantu komunitas yang terdampak selama pandemi ini," tuturnya.

Kukrit mengatakan, yang dibutuhkan selama menghadapi pandemi saat ini adalah kebersamaan dan gotong royong.

''Bagaimana agar kita bersama-sama bisa membantu warga yang terdampak. Sehingga diharapkan mereka tetap bisa bertahan. Kadin, akan selalu siap, all out, memberikan sumbangsih untuk kegiatan sosial yang diselenggarakan Komunitas Tionghoa,'' ujarnya.

Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo dr Koesbintoro Singgih menambahkan, kegiatan sosial ini bekerja sama dengan Suara Merdeka, Pelita (Persaudaraan Lintas Agama), Humanity First Indonesia, GUSDURian Semarang, FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Jateng, dan PW GP Ansor Jateng.

Baca Juga: Permukiman Warga Kabupaten Batu Bara Diterjang Angin Puting Beliung, Tak Ada Korban Jiwa

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Berawan Sepanjang Hari

Selasa, 21 September 2021 | 06:00 WIB

Keliru Menginjak Pedal, Mobil Terjun Bebas Masuk Kanal

Senin, 20 September 2021 | 15:46 WIB

Semarang Panas, Hendi Galakkan Penghijauan

Minggu, 19 September 2021 | 20:08 WIB
X