Imbas Penataan Pasar, Pendapatan Pedagang Cabai di Kota Semarang Turun 50 Persen

- Selasa, 13 September 2022 | 16:49 WIB
Pedagang cabai Pasar Relokasi MAJT keluhkan pendapatan menurun akibat penataan pasar, Selasa 13 September 2022 (SM/Pamungkas Ashadi)
Pedagang cabai Pasar Relokasi MAJT keluhkan pendapatan menurun akibat penataan pasar, Selasa 13 September 2022 (SM/Pamungkas Ashadi)

 

SEMARANG,suaramerdeka.com- Binanto (43) pedagang sayur di pasar relokasi MAJT Semarang merasa keuntungan jualan cabai berkurang hampir 50 persen imbas penataan pasar oleh Pemerintah Kota Semarang.

Selain penataan, imbas kenaikan BBM juga ia rasakan, bahkan ia menyebut puluhan kilogram cabai yang biasanya ia jual habis, kini sering sisa.

"BBM naik dan penataan sangat terasa," ujarnya, Selasa (13/9).

Baca Juga: DEKASE : PPKD Kota Semarang Harus Dimutakhirkan, Hasil Sarasehan Pegiat Budaya

Ia menjelaskan beberapa hari ini harga cabai yang ia jual alami kenaikan, seperti cabai rawit awalnya Rp 30 ribu perkilogram naik menjadi Rp 50 ribu perkilogram.

Kemudian harga cabai keriting Rp 35 perkilogram menjadi Rp 55 perkilogram.

Kemudian cabai rawit hijau Rp 27 kilogram menjadi Rp 35 kilogram.

Baca Juga: Ini Alasan 20 Tempat Karaoke di Pasar Klitikan Terminal Penggaron Dibongkar

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakso Viral Seafood Korea Ada di Kuliner Kauman

Jumat, 25 November 2022 | 20:04 WIB
X