Optimalkan Barang Bekas Sebagai Media Pembelajaran Tari & Musik

- Senin, 12 September 2022 | 16:02 WIB
Tim pengabdian Universitas Negeri Semarang (Unnes) saat media pembelajaran di SD Gedanganak 02 Gugus Kartini Ungaran, belum lama ini.  (SM/dok)
Tim pengabdian Universitas Negeri Semarang (Unnes) saat media pembelajaran di SD Gedanganak 02 Gugus Kartini Ungaran, belum lama ini. (SM/dok)

UNGARAN,suaramerdeka.com - Tim pengabdian Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengembangkan media pembelajaran dengan melakukan pemanfaatan barang bekas yang ada di lingkungan untuk kegiatan pembelajaran musik.

Benda bekas yang terlihat sebagai barang yang kotor dan sampah dioptimalkan menjadi alat-alat musik sebagai pengiring tari.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SD Gedanganak 02 Gugus Kartini Ungaran. Pelatihan diikuti sebanyak 30 peserta dari perwakilan semua gugus, belum lama ini.

Baca Juga: Unik! Warga Karangrejo Gelar Fashion Show, Manfaatkan Barang Bekas yang Didaur Ulang

Dosen Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unnes, Atip Nurharini menuturkan, pelatihan ini sebagai salah bentuk tri dharma perguruan tinggi.

Tujuan dari kegiatan ini yaitu mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan.

''Barang bekas dari peralatan rumah tangga. yang sudah pernah terpakai, rusak dan sudah tidak berfungsi dapat di daur ulang dan dikembangkan sebagai alat musik perkusi iringan tari,''

''Barang bekas ini antara lain berasal dari peralatan rumah tangga seperti panci, wajan, gelas, galon air minum, maupun ember plastik,'' tuturnya.

Baca Juga: Alat Pendukung Protokol Kesehatan dari Barang Bekas

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berebut Menangkap Ikan di Sendang dalam Tradisi Iriban

Minggu, 4 Desember 2022 | 22:46 WIB

Korban Gempa Cianjur Dibantu Senilai Rp 500 Juta

Jumat, 25 November 2022 | 19:27 WIB

Ribuan Guru Senam Bersama Meriahkan HUT Ke-77 PGRI

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB
X