Tak Tertahankan Harga Cabai dan Beras di Grobogan Melonjak Imbas BBM Naik

- Minggu, 11 September 2022 | 21:22 WIB
Ilustrasi, cabai dan beras di Pasar Induk Purwodadi, Kabupaten Grobogan naik imbas BBM naik. (pixabay)
Ilustrasi, cabai dan beras di Pasar Induk Purwodadi, Kabupaten Grobogan naik imbas BBM naik. (pixabay)

GROBOGAN,suaramerdeka.com - Dampak naik harga bahan bakar minyak (BBM) mulai berimbas kepada kenaikan harga seperti beras dan cabai di Pasar Induk Purwodadi, Kabupaten Grobogan.

Salah satunya cabai merah keriting yang semula Rp 45 ribu melonjak naik menjadi Rp 80 ribu.

Tak hanya cabai, harga beras jenis tertentu juga mengalami lonjakan harga.

Baca Juga: Kader PKS Kabupaten Semarang Gelar Aksi Damai Flash Mob, Tolak Kenaikan Harga BBM

Harga beras premium yang semula dijual dengan harga Rp 9 ribu, saat ini terpantau naik menjadi Rp 10 ribu perkilogramnya.

Hal itu diketahui saat Bupati Grobogan Sri Sumarni, bersama Wakil Bupati Bambang Pujiyanto dan Forkompimda serta Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan melakukan sidak, di Pasar Induk Purwodadi.

Sidak ini dilakukan untuk mengetahui dampak penyesuaian harga komoditas pangan di Kabupaten Grobogan.

Baca Juga: Bikin Hama Cabai Auto Minggir, Segera Lakukan 5 Hal Ini Untuk Keselamatan Tanaman. Dijamin Segera Panen Raya

Lonjakan harga cabai rawit merah ini diduga dibebaskan karena komoditas ini berasal dari luar daerah.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Lusi Meluap, Satu Rumah Terdampak

Minggu, 13 November 2022 | 21:04 WIB

Bupati Grobogan Lantik 172 Pejabat Fungsional

Rabu, 5 Oktober 2022 | 06:20 WIB
X