Weladalah, Sehari 4 Hajatan Pernikahan Dibubarkan Satgas Covid-19

- Kamis, 22 Juli 2021 | 17:12 WIB
Salah satu hajatan pernikahan di Kecamatan Gubug yang dibubarkan Tim Satgas Covid-19. (suaramerdeka.com/dok)
Salah satu hajatan pernikahan di Kecamatan Gubug yang dibubarkan Tim Satgas Covid-19. (suaramerdeka.com/dok)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Tim Satgas Covid-19 membubarkan empat hajatan pernikahan sekaligus, Kamis (22/7). Di Desa Rejosari Kecamatan Kradenan ada dua resepsi yang dibubarkan yakni di rumah Warsono (45) warga Dusun Dolog dan Daryanto (46) warga Dusun Ngrandu. Sedangkan dua lainnya yakni di rumah Jardi (52) warga Dusun Suru, Desa Simo, Kecamatan Kradenan dan rumah Marmin warga Dusun Pilangkidul, Desa Gubug, Kecamatan Gubug.

Kapolsek Kradenan, AKP Lamsir mengatakan pembubaran tersebut menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 22 tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali dan Surat Edaran Bupati Nomor : 360/2074/2021, Tgl : 03 Juli 2021 Tentang PPKM Darurat Corona Virus Disease 2019 di wilayah Kabupaten Grobogan.

Sebelumnya, petugas Polsek Kradenan mendapat laporan dari warga adanya hajatan pernikahan di Desa Rejosari dan Desa Simo. Kemudian Kapolsek Kradenan melaksanakan koordinasi dengan Tim Gugus Covid Kecamatan Kradenan, selanjutnya bersama tim mendatangi tempat kejadian dan menghentikan kegiatan.

Baca Juga: Walubi Jateng Gelar Vaksinasi di Tuntang, Targetkan 1000 Orang Terima Sinovac

Tim Satgas Kecamatan Kradenan memberitahu penanggungjawab bahwa acara tersebut sudah menyalahi aturan selama masa pandemi ini dan melanggar kebijakan pemerintah yang berlaku.

Sementara itu, Kapolsek Gubug, AKP Sutikno membubarkan hajatan pernikahan yang berlangsung di rumah H. Marmin di Dusun Pilangkidul RT 06 RW 05 Desa Gubug Kecamatan Gubug.

Tim Satgas Kecamatan Gubug mengimbau pelaksanaan hajatan pernikahan tersebut agar ditiadakan untuk sementara. Mereka meminta agar segera membongkar tratak yang sudah terpasang.

"Setelah mendapatkan penjelasan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Gubug, kemudian tuan rumah H Marmin memahami dan mengerti, dan langsung membongkar tratak, dan menghentikan pelaksanaan hajatan pernikahan," ujarnya.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apotek di Bugel Kedapatan Jual Obat di Atas HET

Senin, 12 Juli 2021 | 01:28 WIB
X