Peternak Semarang Raya Bagikan Telur Ayam untuk Tenaga Kesehatan

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:48 WIB
Penyerahan telur secara simbolis dari ketua PPN Semarang Untung Suprana kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (suaramerdeka.com / dok)
Penyerahan telur secara simbolis dari ketua PPN Semarang Untung Suprana kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Para peternak di Semarang Raya yang tergabung dalam Pinsar Petelur Nasional (PPN) Semarang membagikan telur ayam bagi para tenaga kesehatan di Semarang yang menangani pasien Covid-19.

Gerakan jaga sedulur dengan bagi-bagi telur itu, kata wakil ketua PPN Semarang Bambang Sutrsno, sebagai bentuk kepedulian para peternak terhadap para tenaga kesehatan di berbagai rumah sakit dan puskesmas yang rentan dengan virus corona.

"Latar belakang gerakan nasional pembagian telur kepada tenaga kesehatan ini diinisiasi Fakultas Peternakan UGM dan Pinsar Petelur Nasional," kata Bambang Sutrisno dalam pers rilis.

Secara simbolis, 1 ton atau sekitar 15 ribu butir yang merupakan patungan dari para peternak itu diserahkan ketua PPN Semarang Untung Suprana kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Baca Juga: Zona Merah Nasional Meledak Jadi 180, Jawa Timur-Jawa Tengah Kompak Pecah Rekor

Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan dokter Mochamad Abdul Hakam di Balai Kota Semarang, Rabu (21/7/2021).

"Gerakan ini sebagai wujud kepedulian peternak kepada para tenaga kerja yang berjuang di garis depan dalam menghadapi pandemi covid 19 yang sedang melonjak kadusnya, dengan memberikan dukungan berupa telur sebagai sumber protein untuk meningkatkan daya tahan tubuh."

Sebagai peternak, kata Bambang, hanya bisa membantu pemerintah dengan membagikan telur bagi tenaga kesehatan.

Baca Juga: Pengurus dan Anggota PWI se-Jateng Diajak Ikuti PWI Bermunajat 'Mengetuk Pintu Langit'

"Semoga gerakan ini bisa diikuti yang lain dalam membantu pemerintah mengatasi virus Corona," kata Bambang.

Selain membagikan telur kepada tenaga kesehatan, lanjut Bambang, gerakan itu juga sekaligus menjadi sarana kampaye makan telur sebagai sumber protein dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X