Peradi Kendal Gelar PKPA Angkatan Ke-3, Gandeng MH USM

- Kamis, 22 Juli 2021 | 06:45 WIB
DPC Peradi Kendal. (suaramerdeka.com / dok)
DPC Peradi Kendal. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - DPC Peradi Kendal belum lama ini kembali menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Ke-3 yang digelar  pada 25 Juni - 11 Juli 2021 secara online.

PKPA  Angkatan Ketiga ini digelar hasil kerja sama antara Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) dan Program S2 Magister Hukum Universitas Semarang (USM).

Peserta PKPA Angkatan Ke-3 yang mendaftar lebih didominasi peserta dari luar kota Kendal, seperti Semarang, Jakarta, Kep Riau, bahkan Sulawesi Tenggara.

Seperti penyelenggaraan sebelumnya, PKPA secara online ini dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) meluas lagi di Indonesia, sehingga pelaksanaan kelas secara online menjadi pilihan tepat.

Baca Juga: Kepulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah Jadi Pembahasan Rakor Kemensos

Materi PKPA tidak hanya berkaitan dengan teori dasar saja, materi berkaitan dengan hukum acara dan litigasi juga menjadi materi wajib yang diikuti para peserta.

Namun juga terdapat materi non-litigasi seperti perancangan dan analisa kontrak, pendapat hukum (legal opinion) dan uji kepatutan dari segi hukum (legal due diligence) serta organisasi perusahaan termasuk penggabungan (merger) dan pengambilalihan (acquisition).

Sebagai tambahan materi, [ara peserta PKPA juga mengikuti Webinar yang diselenggarakan Program Studi S2 Magister Hukum USM dalam rangka memeringati Dies Natalis Ke-34 Universitas Semarang (USM)

Turut menghadirkan Ketua Umum DPN Peradi, Prof Otto Hasibuan, SH. MM dengan tema “Masa depan dan kedudukan profesi advokot di Indonesia” dengan moderator dosen MH USM, Dr Bambang Sadono, SH, MH.

Baca Juga: Dapur Umum Balai Ciungwanara Produksi Telur Rebus untuk Tenaga Kesehatan

“Advokat memiliki potensi terbesar yang bisa menjalankan hukum diantara empat penegak hukum yaitu jaksa, hakim, polisi dan advokat, peranan advokat sangat luar biasa mulai dari penanganan perkara baik di ranah jaksa, polisi, hakim maupun jaksa bahkan sampai kasasi, PK, semuanya membutuhkan peran advokat,” ungkap Prof Otto Hasibuan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Kendal Siap Memberikan Hibah Pada Dekopinda

Minggu, 19 September 2021 | 19:04 WIB

Ibu Hamil Diharapkan Jangan Takut Vaksin

Jumat, 17 September 2021 | 21:25 WIB

Bupati Kendal Canangkan Vaksinasi Bagi Ibu Hamil

Kamis, 16 September 2021 | 23:15 WIB

Hutan Klorofil Jadi Jujugan Tempat Rekreasi

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 14:06 WIB

359 Keluarga di Kendal Bisa Nikmati Air Bersih

Kamis, 12 Agustus 2021 | 17:39 WIB
X