Kota Semarang Level 4, Angka Kematian Masih Tinggi

- Rabu, 21 Juli 2021 | 17:57 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi-PPKM Level 4./suaramerdeka.com/dok
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi-PPKM Level 4./suaramerdeka.com/dok

Kemudian banyak orang yang positif covid, isolasi mandiri di rumah. Di sisi lain, banyak keluarga yang kurang paham perawatan di rumah. Salah satunya saat saturasi turun, tidak segera ditangani.

"Ini mungkin yang menyebabkan angka kematian tinggi," tambahnya.

Dia menyebut, kasus covid-19 sudah mengalami penurunan. Dari awal 3 Juli sebanyak 2.349 kasus, turun menjadi 1.892 kasus pada 20 Juli lalu.

Angka BOR (ketersediaan tempat) di 21 Rumah Sakit di Kota Semarang juga sudah turun. Dari awalnya 94 persen, dan ICU sebesar 96 persen, kini sudah turun.

Baca Juga: Bersepeda Motor, Pasutri Bagi-Bagi Nasi Bungkus Keliling Kota, Ajak Saling Peduli  

Angka BOR sudah turun menjadi 57 persen sedangkan ICu sebesar 89 persen.

"BOR di tempat isolasi terpusat juga sudah turun menjadi 24 persen," ungkap Hendi.

Dari 30 Rumah Sakit, saat ini, tinggal toga yang BOR nya tinggi. Yakni RS Permata Medika, RS Telogorejo, dan RS Pantiwilasa.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Semarang Panas, Hendi Galakkan Penghijauan

Minggu, 19 September 2021 | 20:08 WIB

Ronda Bisa Online, Kini Ada CCTV di Tiap Jalan RT

Kamis, 16 September 2021 | 18:25 WIB

Warga Binaan Pemasyarakatan Jalani Tes HIV

Kamis, 16 September 2021 | 15:47 WIB
X