Pandemi Covid-19, Bupati Eisti'anah Ajak Masyarakat Teladani Ibadah Kurban

- Rabu, 21 Juli 2021 | 17:35 WIB
SERAHKAN HEWAN KURBAN : Bupati Demak Hj Eisti'anah dan Wabup KH Ali Makhsun menyerahkan dua ekor sapi untuk kurban kepada Takmir Masjid Agung Demak, Rabu 21 Juli 2021. (suaramerdeka.com/Hasan Hamid)
SERAHKAN HEWAN KURBAN : Bupati Demak Hj Eisti'anah dan Wabup KH Ali Makhsun menyerahkan dua ekor sapi untuk kurban kepada Takmir Masjid Agung Demak, Rabu 21 Juli 2021. (suaramerdeka.com/Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Bupati Demak Hj Eisti'anah mengajak masyarakat untuk meneladani ajaran Islam dalam perintah ibadah kurban. Momentum tersebut dipandang sangat tepat di tengah kondisi masyarakat yang sedang menghadapi pandemi covid-19.

Menurut penuturannya, kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan PPKM darurat Jawa-Bali memerlukan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. PPKM darurat yang diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus tersebut memerlukan pengorbanan masyarakat yang kadarnya bervariasi.

"Pemkab Demak memahami kondisi ini, juga merasakan keluhan yang dialami masyarakat. Tetapi PPKM darurat harus dijalankan untuk menyelamatkan seluruh warga dari potensi terpapar covid-19," kata Bupati Eisti'anah seusai menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada Ketua Takmir Masjid Agung Demak, KH Abdullah Syifa.

Baca Juga: Duh, PPKM Berganti Level 4, Masih Ada Aja yang Nekat Gelar Pernikahan

Bersamaan itu Wakil Bupati KH Ali Makhsun juga menyerahkan satu ekor sapi untuk kurban. Turut menyaksikan penyerahan hewan kurban Sekda Singgih Setyono, Kepala pelaksana BPBD Agus Nugroho LP, Kadinas Pariwisata Agus Kriyonto.

Sektor kesehatan guna menyelamatkan masyarakat secara umum menjadi prioritas utama yang harus diambil pemerintah melalui kebijakan PPKM.

"Kami harapkan masyarakat mematuhi ketentuan PPKM darurat, menjalankan protokol kesehatan, dan menjaga pola hidup sehat supaya kehidupan sosial kembali normal," katanya.

Terkait hewan agar penyaluran daging, Bupati Eisti'anah meminta panitia penyembelihan hewan kurban untuk mematuhi protokol kesehatan, serta memperhatikan pengemasan yang baik dan sehat.

Baca Juga: Muhammadiyah: Keberhasilan PPKM Ditentukan oleh Kedisiplinan Masyarakat dan Konsistensi Aparat

"Untuk pembagian daging kurban saya diatur yang baik, kalau bisa warga yang ekonominya lemah dan terdampak covid-19 diutamakan," sarannya.

Sementara itu Ketua Takmir Masjid Agung Demak, KH Abdullah Syifa menyampaikan, pihaknya menerima sapi 10 ekor sapi dan 5 ekor kambing dari masyarakat, termasuk yang berasal dari Bupati dan Wakil Bupati Demak.

Proses penyembelihan selain memperhatikan tata cara sebagaimana diatur dalam Islam, juga dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Adapun pelaksanaan penyembelihan dilangsungkan pada Rabu (21/7) serta pembagianya akan dilakukan dari rumah ke rumah warga yang berhak menerima.

"Kami langsung kirim ke rumah-rumah warga agar tidak terjadi kerumunan," terang KH Abdullah Syifa'.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Ajukan Perubahan APBD 2021, PAD Naik Rp 5 M

Senin, 20 September 2021 | 18:20 WIB

Polres Demak Vaksin 1.000 Santri Futuhiyyah

Minggu, 19 September 2021 | 22:14 WIB

Ekonomi Warga Belum Membaik, FKPPI Gelar Baksos

Minggu, 12 September 2021 | 18:42 WIB
X