Bersepeda Motor, Pasutri Bagi-bagi Nasi Bungkus Keliling Kota, Ajak Saling Peduli  

- Rabu, 21 Juli 2021 | 16:11 WIB
SAMBANGI TUKANG BECAK : Pasutri sambangi tukang becak di tepi jalan untuk memberikan makanan berupa nasi bungkus. (suaramerdeka.com/dok)
SAMBANGI TUKANG BECAK : Pasutri sambangi tukang becak di tepi jalan untuk memberikan makanan berupa nasi bungkus. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Momen perayaan hari raya Idul Adha 1442 H, Rabu (20/7) kemarin menjadi pelecut untuk saling berbagi. Pasangan suami-istri (pasutri) asal Kota Semarang, memutuskan untuk mengambil peran. Faris Fardianto dan Nur Khasanah, berkeliling kota untuk membagikan makanan siap santap, nasi bungkus.

Sejoli tersebut, mulai membuat nasi bungkus di rumahnya di kawasan Layur, Kecamatan Semarang Utara, dibantu dua rekan lainnya. Setelah makanan matang dan sudah dikemas, selanjutnya dibagikan kepada warga yang ekonominya terdampak di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat ini.

Dengan berboncengan naik sepeda motor, tak kurang 100 nasi bungkus dibagikan untuk warga yang sedang di pinggir jalan. Mereka menyisir rute mulai dari Jalan Kolonel Sugiono, depan Kantor Pos Johar atau titik nol Semarang.

Baca Juga: PPKM Gunakan Pemetaan Level, Ganjar: Pemda Diberi Keleluasaan Mengatur

Pembagian nasi bungkus kemudian mengarah di sepanjang Jalan MH Thamrin sampai ke titik penyekatan Jalan Pandanaran, Randusari hingga sepanjang jalan Mgr. Soegiyopranoto.

“Sebagai bentuk rasa kepedulian pada sesama warga Semarang yang terkena imbas pemberlakuan PPKM Darurat. Dengan menyasar para tambal ban, tukang becak, pemulung, tuna wisma dan sejumlah lansia di jalan. Semoga bisa meringankan beban mereka. Serta mengajak teman-teman yang lebih mampu untuk saling peduli,” beber Faris.

Dia melanjutkan, makna berkurban saat masa pandemi Covid-19 ini menjadi dasar untuk membumikan hal-hal baik. Terlebih ini menjadi Idul Adha ke dua selama masa pandemic Covid-19.

Baca Juga: Nasaruddin Umar Ajak Umat Kompak Sikapi PPKM Darurat, untuk Menjaga Keselamatan Jiwa

“Semoga tidak hanya dimaknai dengan berbagi daging kurban. Lebih dari itu, melainkan juga berbagi rezeki, menularkan semangat bagi masyarakat Semarang agar tetap semangat bertahan,” jelas dia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BST Cair, Mekanisme Penyaluran Bansos Digodog

Rabu, 21 Juli 2021 | 18:41 WIB
X