30 Persen Warga Jateng Masih Berkerumun, 7 Persen Tidak Patuh Pakai Masker

- Rabu, 21 Juli 2021 | 15:04 WIB
Kepala Dinkes Jateng dr Yulianto Prabowo, M.Kes./Foto: Jatengprov.go.id
Kepala Dinkes Jateng dr Yulianto Prabowo, M.Kes./Foto: Jatengprov.go.id

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat masih banyak warga yang belum mematuhi protokol kesehatan.

Ada 30 persen masyarakat masih berkerumun sejak kali pertama pandemi Covid-19 merebak. Dan juga mencatat, ada tujuh persen warga juga tidak patuh memakai masker.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan berdasarkan hasil survei selama ini protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat belum sesuai harapan pemerintah.

"Prokesnya itu masih kalau saya lihat laporan, itu untuk pakai masker ini 20 persen yang tidak begitu taat sekali atau memakai tidak benar. Ada yang tidak memakai sama sekali itu sekitar tujuh persen dari penduduk yang tidak taat. Kerumunan dan jaga jarak itu lebih banyak. Itu ketaatan yang paling sulit, yaitu jaga jarak. Itu kalau dijumlah yang begitu ada sekitar 30 persen,” kata, baru-baru ini.

Baca Juga: Vaksin Abdala dari Kuba Disebut Cegah Kematian Akibat Covid-19, WHO: Belum Selesai Uji Klinis

Begitu pula selama pelaksanaan PPKM darurat yang dilakukan 3-20 Juli 2021 juga belum mampu memberikan andil terhadap peningkatan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Yulianto berharap agar mobilitas selama PPKM Darurat ini bisa dikurangi 50 persen maka akan bisa berpengaruh untuk menurunkan kasus Covid-19.

Yulianto pun meminta agar masyarakat lebih patuh dan taat terhadap protokol kesehatan sebagai jalan sukses memutus mata rantai penularan Covid-19. Termasuk, mematuhi kebijakan pelaksanaan PPKM darurat dalam upaya menurunkan tingkat mobilitas masyarakat.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BST Cair, Mekanisme Penyaluran Bansos Digodog

Rabu, 21 Juli 2021 | 18:41 WIB
X