Depresi Usai Dinyatakan Positif Covid-19, Warga Mijen Ini Mengamuk

- Rabu, 21 Juli 2021 | 07:15 WIB
Petugas membawa warga Mijen yang diduga mengalami  depresi dan mengamuk seusai dinyatakan positif Covid-19 (suaramerdeka.com / dok)
Petugas membawa warga Mijen yang diduga mengalami depresi dan mengamuk seusai dinyatakan positif Covid-19 (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Seorang warga di Kelurahan Tambangan, Mijen, Semarang mengamuk ke warga sekitar ia tinggal. Dia diduga depresi setelah dinyatakan positif Covid-19 seusai menjalani tes antigen.

"TPD diminta mendampingi kasus laporan dari Kecamatan Mijen. Ada orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) yang meresahkan lingkungan, sering ngamuk dan melakukan kekerasan," kata salah satu anggota Tim Penjangkauan Dinsos (TPD) Kota Semarang, Erna Nursandi.

Erna mengatakan, kejadian tersebut terungkap setelah ada laporan dari pihak Kecamatan Mijen yang diterima Kepala Seksi (Kasi) Tuna Susila dan Perdagangan Orang (TSPO), Dinsos Kota Semarang, Anggie Ardhitia.

Baca Juga: Putri Anne Dibully Fans Ikatan Cinta

Menurut informasi yang dihimpun, ODMK tersebut sempat dibawa ke RSJD dr Amino Gondohutomo Semarang, namun pihak rumah sakit menolak karena ruangan sudah penuh.

"Pasien ditolak karena sudah penuh. Oleh karena itu pihak keluarga minta pendampingan Dinsos Semarang," katanya.

Erna bersama Rudi Widodo, seorang TPD yang mendapat tugas untuk mendampingi orang tersebut segera merujuk ke RSJ Prof Dr Soeroyo, Magelang.

"Setelah berkoordinasi, kami akhirnya mendampingi keluarga membawa ODMK ke Magelang," terangnya.

Baca Juga: PPKM Darurat Jawa- Bali Diperpanjang, Butuh Pengawasan Langsung Jokowi: Asal Jangan Luhut!

Menurut Erna, perihal warga di Mijen yang tiba-tiba mengamuk itu diketahui dari keterangan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) kelurahan setempat yang bernama Ratna.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Isolasi Mandiri Terima Paket Bantuan

Minggu, 25 Juli 2021 | 12:40 WIB
X