Tenang, Warga Isoman Tetap Kebagian Daging Kurban

- Selasa, 20 Juli 2021 | 14:05 WIB
 DATANGI RUMAH: Panitia Kurban LDII Kota Semarang HM Yenuarso, bersama tim mendatangi rumah warga yang melakukan isoman memberikan daging kurban, Selasa (20/7). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
DATANGI RUMAH: Panitia Kurban LDII Kota Semarang HM Yenuarso, bersama tim mendatangi rumah warga yang melakukan isoman memberikan daging kurban, Selasa (20/7). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kepedulian terhadap warga yang menjalankan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19 terus mengalir. Selain program jogo tonggo yang kini sudah berlangsung dengan baik, yakni peduli terhadap tetangga. Misalnya memberikan makanan, sayur, vitamin, susu dan buah kepada penderita yang isolasi mandiri.

Bertepatan dengan Hari Raya Iduladha 1442 H aksi nyata juga ditunjukkan dengan membagi daging kurban untuk para warga yang menjalankan isolasi mandiri (isoman), Selasa (20/7).

Panitia Kurban LDII Kota Semarang HM Yenuarso mengatakan, tahun ini ada yang utama dalam pembagian daging kurban, yakni panitia memberikan langsung kerumah-rumah warga yang isoman.

Baca Juga: Terjadi Peningkatan Mobilitas Selama Dua Hari Jelang Idul Adha, Polri: 1.500 Kendaraan Putar Balik

''Sebagian daging kurban kami bagikan kepada warga yg menjalani isolasi mandiri Covid-19 langsung kerumah masing-masing. Ini yang kita utamakan yang merupakan bagian kepedulian dan empati LDII kepada penderita covid 19. Biar warga bisa merasakan kebersaamaan, merasan senang, dan bisa nambah imun,'' papar GusYen sapaan akrabnya, saat memberikan daging kurban di wilayah RT 5/ RW 7, Kelurahan Sendangguwo, Tembalang.

Di wilayah RW 7, ada enam warga yang melakukan isoman, mereka adalah yang terkonfirmasi, namun tanpa gejala atau gejala ringan. Selain itu juga paket kurban diberikan kepada 13 anggota Linmas.

Salah satu warga yang melakukan isoman, Sugiarto, merasa sangat senang mendapat daging kurban. Karena dukungan, perhatian baik dari tetangga maupun dari panitia kurban bisa dirasakan manfaatnya.

Baca Juga: Tsamara: Jumlah Kematian Tidak Boleh Dipandang Sebatas Angka Statistik

''Kami merasa senang, terlebih merasa ada empati dan saling peduli. Semoga ini cepat menambah sebagi pembangkit imun, dan bisa segera sembuh, '' katanya.

Sedangkan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Semarang, Suhindoyo mengatakan Idul Adha1442 H ini menyembelih sebanyak 297 ekor sapi dan 64 kambing, meningkat dari pada tahun lalu. Hewan kurban ini akan disembelih disetiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) dimasjid masjid binaan LDII tingkat Kelurahan tepatnya dimasjid tempat pengajian.

"Kalo dikonversi uang, kurban sapi warga LDII ini mencapai sekitar Rp 7,4 milyar, jika setiap sapi dihargai 25 juta,'' katanya.

Lebih lanjut Suhindoyo menjelaskan pelaksanaan kurban betul-betul menerapkan protokol kesehatan. Hanya petugas yang boleh masuk tempat penyembelihan hingga tidak terjadi kerumunan. Dan dalam pembagian, panitia dengan mendatangi kerumah-rumah penerima kurban. Disamping itu, beberapa PAC juga menyembelihkan hewan kurbannya ke RPH sesuai saran Pemkot Semarang.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X