Masih Tertinggi di Jateng, Screening Kasus HIV/AIDS Kota Semarang Ditingkatkan

- Senin, 5 September 2022 | 08:12 WIB
Ilustrasi HIV / AIDS. (alodokter)
Ilustrasi HIV / AIDS. (alodokter)

SEMARANG, suaramereka.com - Kasus baru jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Semarang dari tahun ke tahun sebenarnya turun.

Jumlah akumulasi kasus HIV/AIDS hampir sama dengan kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

"Kasus yang di Bandung itu kan angka akumulasi. Kalau di Semarang, yang paling banyak justru karyawan. Tapi ini juga belum tentu karena orang mengisi riwayat pekerjaan ada yang tidak sesuai," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, Minggu 4 September 2022.

Baca Juga: Tanpa Racun Serangga, Cukup Semprot dengan Air Jeruk Nipis, Lalat Buah Bakal Ngacir, Cek Cara Bikinnya

Abdul Hakam menyebutkan kasus tersebut banyak terjadi di komunitas tertentu.

"Kota-kota besar kasus-kasus tinggi hamper sama, kita masuk komunitas kunci, termasuk itu. Itu lebih terbuka, ini kan masalah sensitif," terang Hakam.

Dinkes Kota Semarang masih dengan sangat hati-hati menangani HIV/AIDS.

Baca Juga: Baca Asmara Zodiak Hari Ini 5 September 2022: Stres Eksternal Libra, Scorpio Agresif, Sagitarius Menarik

Termasuk dalam melakukan screening ke komunitas kunci, komunitas non kunci, dan yang ketiga, ibu hamil.

Walaupun angka baru kasus HIV/AIDS di Kota Semarang turun, jelas Hakam, screeningnya tetap ditingkatkan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Michael Dijagokan Pimpin Hippindo Jateng

Rabu, 8 Februari 2023 | 18:26 WIB

Camat Gajahmungkur Siap Fasilitasi Kegiatan Badko LPQ

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:28 WIB

Lontong Cap Go Meh Simbol Pembauran dan Kerukunan

Senin, 6 Februari 2023 | 18:23 WIB
X