Dr Mufti Siradj, Dokter Manula yang Tetap Aktif di Rumah Sakit saat Pandemi

- Minggu, 18 Juli 2021 | 16:32 WIB
dr Mufti Siradj SpOG./suaramerdeka.com/dok
dr Mufti Siradj SpOG./suaramerdeka.com/dok

Meski bukan rumah sakit rujukan utama di Kota Salatiga yang melayani pasien Covid-19, namun tetap melayani perawatan untuk kategori pasien Covid-19 sedang dan ringan.

Pihaknya tidak bisa melayani pasien Covid-19 kategori berat, karena belum memiliki ICU. Dengan semangat pengabdian pula, Mufti menambah tempat tidur dan ruang perawatan pasien Covid-19, dari 8 tempat tidur menjadi 21 tempat tidur.

Dia juga nekat mengajukan bantuan peralatan ICU kepada pemerintah, guna beroperasinya dua ruang ICU yang sudah disiapkan di RSU Puri Asih. Tujuannya agar bisa merawat pasien Covid dengan kategori berat.

Dia bersyukur selama ini pasien Covid-19 yang dirawat di RSU Puri Asih, bisa sembuh dan kembali ke rumah.

Baca Juga: BAZNAS Beri Kesempatan Koperasi sebagai Penyalur Sapi Kurban, Jangan Sia-siakan Kesempatan Ini

Banyak pula persoalan di rumah sakit yang harus ditangani Mufti, meski sudah memiliki staf di bidangnya masing-masing.

Salah satunya ikut bersama staf pelayanan, mencari persediaan oksigen bagi pasien Covid-19, di tengah kelangkaan oksigen.

Kemudian harus memikirkan kebutuhan obat-obatan bagi pasien Covid-19, yang kini juga mengalami kelangkaan, serta kebutuhan rumah sakit lainnya.

Berkembang

Mendirikan rumah sakit bukan cita-cita Mufti Siradj. Awalnya pada tahun 1991, Mufti mendirikan Rumah Bersalin Puri Asih di Jl Tentara Pelajar, tidak jauh dari Alun-alun Lapangan Pancasila Salatiga, sesuai spesialisasi kedokterannya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Ibu dan Anak ASN Salatiga Dihadiahi Rp 2 Juta

Rabu, 30 November 2022 | 16:09 WIB

BRI Bantu Mobil Ambulance ke Polres Salatiga

Rabu, 30 November 2022 | 16:03 WIB

225 Kaum Muda Perempuan Salatiga Dibekali Wirausaha

Senin, 28 November 2022 | 05:20 WIB
X