Dr Mufti Siradj, Dokter Manula yang Tetap Aktif di Rumah Sakit saat Pandemi

- Minggu, 18 Juli 2021 | 16:32 WIB
dr Mufti Siradj SpOG./suaramerdeka.com/dok
dr Mufti Siradj SpOG./suaramerdeka.com/dok

SALATIGA, suaramerdeka.com - Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama 20 hari seharusnya menjadi waktu bersantai bagi dr Mufti Siradj SpOG, pemilik Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Asih Salatiga.

Sebab, dalam surat edaran Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dokter obgyn atau spesialis kandungan berusia lanjut seperti Mufti Siradj (73), dilarang praktik.

Saat ini sudah ada 28 dokter obgyn di Indonesia, meninggal karena Covid-19. Lalu apakah Mufti Siradj berpangku tangan? Tidak, banyak urusan rumah sakit yang menjadi tanggung jawabnya di masa pandemi Covid-19.

Sudah belasan tahun dokter Mufti Siradj SpOG pensiun sebagai PNS di RSUD Kota Salatiga, maka seharusnya bisa bersantai menikmati hidup bersama keluarga dan cucu.

Baca Juga: Apes, Hajatan di Dusun Gedad Dibubarkan Satgas Covid-19

Tidak demikian, dokter spesialis kandungan itu, tetap dicari pasien yang hendak konsultasi kandungan atau kehamilan.

Terlebih Mufti sudah menyerahkan pengelolaan rumah sakit dan lpraktik dokter kandungan, kepada putranya, dr Zaki Hetami SpOG.

Mufti mengaku tidak bisa bersantai. Terlebih pengabdian di bidang kesehatan, merupakan keinginannya saat menjadi dokter.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini pun, Mufti tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama bagi pasien Covid-19 di RSU Puri Asih.

Baca Juga: Dukung Atasi Covid-19, KlikDokter Luncurkan Layanan Isoman di Griya Anabatic Tangerang

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Angka Stunting di Salatiga Masih di Bawah Jateng

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:06 WIB

Operasi Zebra, Polres Salatiga Terapkan ETLE

Senin, 3 Oktober 2022 | 17:18 WIB

150 Peserta Ikuti Latihan Gabungan PMR PMI Salatiga

Senin, 3 Oktober 2022 | 05:20 WIB

PLN Salatiga Tambah Pelanggan Premium

Rabu, 21 September 2022 | 18:55 WIB
X